Berita Utama

ASABRI Pastikan Hak Keluarga Kopda Anumerta Rico Pramudia Terpenuhi

Bambang Iskandar Martin
×

ASABRI Pastikan Hak Keluarga Kopda Anumerta Rico Pramudia Terpenuhi

Sebarkan artikel ini
Pjs Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Lhokseumawe, Dinar Agus Sara, bersama Lettu Inf Hartoyo selaku Kakorum Yonif 114/Satria Musara, Rabu, 13 Mei 2026. (Ist)

Byklik.com | Lhokseumawe – Duka kembali menyelimuti Tentara Nasional Indonesia (TNI) setelah salah satu prajurit terbaik bangsa, Kopda (Anumerta) Rico Pramudia, gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Kopda Rico yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-S UNIFIL meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dialaminya dalam insiden di Lebanon Selatan pada 29 Maret 2026. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit St. George, Beirut, Jumat, 24 April 2026 pukul 10.32 waktu setempat atau 14.32 WIB.

Semasa berdinas, Kopda Rico bertugas di Taban SO RU 1 Ton 2 Kipan A Yonif 114/Satria Musara. Sebelum menjalankan misi internasional di Lebanon, almarhum juga pernah tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile Papua pada 2021.

Atas dedikasi dan pengabdiannya kepada negara, Kopda Rico menerima sejumlah penghargaan dan tanda kehormatan, baik dari dalam maupun luar negeri. Penghargaan tersebut di antaranya Satyalancana Wira Dharma, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Duta Budaya, Lebanese War Medal Order of The Cedar, Medal of Military Merit, UN Medal, Captain Mbaye Diagne Medal, serta Tanda Kehormatan Veteran Perdamaian.

Baca Juga  Korupsi APBG, Mantan Keuchik Karieng Divonis 3,5 Tahun

Kepergian Kopda (Anumerta) Rico Pramudia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan seperjuangan, dan satuannya di Yonif 114/Satria Musara.

Lettu Inf Hartoyo, atasan almarhum saat bertugas di Yonif 114/Satria Musara, mengenang Kopda Rico sebagai prajurit yang disiplin, rendah hati, dan religius.

“Di lingkungan Yonif 114, almarhum dikenal taat beragama dan memiliki pribadi yang sangat baik. Beliau juga pernah menjadi guru mengaji bagi rekan-rekannya,” ujar Hartoyo.

Menurutnya, Kopda Rico merupakan sosok prajurit dengan dedikasi tinggi dan memiliki sejumlah prestasi selama bertugas di kesatuan.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan PT ASABRI (Persero) Kantor Cabang Lhokseumawe. Perusahaan BUMN yang mengelola asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri itu memastikan seluruh hak ahli waris almarhum akan dipenuhi.

Baca Juga  Kapten Shinta Harumkan Nama Indonesia di Misi PBB

Pjs Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Lhokseumawe, Dinar Agus Sara, mengatakan negara hadir melalui ASABRI untuk memastikan keluarga prajurit yang gugur tetap memperoleh perlindungan dan kepastian hak.

“Kehadiran ASABRI adalah wujud nyata kepedulian negara. Kami bergerak bersama pemerintah untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan memperoleh kepastian perlindungan melalui pemenuhan hak dan manfaat yang nyata dan berdampak,” kata Dinar, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, ahli waris almarhum berhak menerima santunan dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) berupa Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) gugur, beasiswa anak, serta manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) berupa Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA).

Jenazah Kopda (Anumerta) Rico Pramudia dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan penghormatan militer yang ditandai tembakan salvo dan turut dihadiri Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Medan.***