Byklik.com | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kapolri (Wakapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sedangkan Wahyu menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo. Pengangkatan keduanya ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96 dan 97 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.
Dalam keputusan tersebut, Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo diberhentikan dengan hormat dari jabatan masing-masing. Sementara itu, Suyudi ditetapkan sebagai Kapolri dan Wahyu sebagai Wakapolri.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan Presiden, kemudian dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan. Presiden Prabowo memandu langsung sumpah jabatan yang diikuti Suyudi dan Wahyu.
Dalam sumpah tersebut, keduanya menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Mereka juga berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya serta menjunjung tinggi etika jabatan dan Tribrata.
Setelah pengucapan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan. Prabowo menyematkan pangkat Jenderal Polisi kepada Suyudi yang sebelumnya berpangkat Komisaris Jenderal. Suyudi juga menerima tanda jabatan Kapolri.
Selanjutnya, Suyudi dan Wahyu menandatangani berita acara pelantikan bersama Presiden Prabowo. Rangkaian prosesi kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Kapolri dan Wakapolri yang baru dilantik.
Rekam Jejak Suyudi dan Wahyu
Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, ia menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga pernah menduduki jabatan Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya.
Sementara itu, Wahyu Hadiningrat merupakan lulusan Akpol 1992. Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolri, Wahyu menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) Polri.
Pelantikan Suyudi dan Wahyu berlangsung dalam rangkaian agenda pelantikan sejumlah pejabat negara di Istana Negara. Acara tersebut dihadiri para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri, serta sejumlah pejabat lainnya.
Setelah prosesi pelantikan selesai, Presiden Prabowo memberikan ucapan selamat kepada Suyudi dan Wahyu, yang kemudian diikuti para undangan yang hadir.***











