Uncategorized

Bendera 24 Kilometer Akan Dibentangkan di Barsela

Avatar
×

Bendera 24 Kilometer Akan Dibentangkan di Barsela

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., di Ruang Rapat Senat Kampus UTU, Meulaboh, Senin, 21 September 2026. [Foto: Humas UTU]

Byklik.com | Meulaboh – Masyarakat kawasan Barat Selatan Aceh (Barsela) bakal menyaksikan pembentangan bendera merah putih sepanjang 24 kilometer yang melintasi Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026.

Aksi tersebut ditargetkan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan dirangkai dengan zikir akbar. Kegiatan itu sekaligus direncanakan menjadi momentum peletakan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran serta Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Universitas Teuku Umar (UTU).

Persiapan agenda berskala nasional tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., di Ruang Rapat Senat Kampus UTU, Meulaboh, Senin, 21 September 2026.

Rakor turut dihadiri Pemerintah Aceh secara daring, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan konsorsium perusahaan yang beroperasi di wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, hingga Aceh Barat Daya.

Rektor UTU Prof. Nyak Amir mengatakan, pembentangan bendera akan dimulai dari Masjid Giok Nagan Raya dan berakhir di Kampus UTU, Aceh Barat.

Baca Juga  LPG vs LNG: Perbedaan Penting yang Masih Sering Disalahpahami

Menurutnya, rencana tersebut telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Aceh, manajemen MURI, dan Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta.

“Beberapa waktu lalu kami sudah ke Jakarta, sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan penuh,” kata Prof. Nyak Amir dalam rapat tersebut.

Ia menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada 10 November 2026. Selain menyaksikan aksi pemecahan rekor MURI, Presiden juga direncanakan memimpin peletakan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran serta Gedung Olahraga dan Seni UTU.

Fasilitas tersebut direncanakan menggunakan nama Gedung Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo.

“Agenda kita bukan hanya pemecahan rekor MURI. Kami berharap konsorsium perusahaan yang hadir hari ini dapat mendukung sepenuhnya pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran yang tahun depan akan menerima mahasiswa baru,” ujar Prof. Nyak Amir.

Pemerintah Aceh menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Almuniza Kamal, yang mewakili Gubernur Aceh, meminta perusahaan swasta dan BUMN yang beroperasi di kawasan Barsela memberikan dukungan nyata.

Baca Juga  Tiga Kandidat Rektor UTU Lolos Tahap Penyaringan

“Mohon kontribusi dan dukungan penuh dari seluruh perusahaan yang hadir untuk membantu terlaksananya kegiatan pembentangan bendera serta pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran yang sangat dibutuhkan oleh Universitas Teuku Umar karena UTU pada tahun 2027 nanti akan menerima mahasiswa baru Fakultas Kedokteran,” kata Almuniza.

Dalam sesi diskusi, sejumlah pemangku kepentingan menyampaikan dukungan sekaligus catatan teknis untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kepala Bapperinda Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc., yang mewakili Bupati Nagan Raya, menyoroti aspek keselamatan dan manajemen lalu lintas.

Menurutnya, penggunaan jalan raya publik sepanjang 24 kilometer membutuhkan pengaturan lalu lintas yang baik, termasuk mobilisasi konsumsi dan transportasi peserta agar kegiatan tidak mengganggu pengguna jalan umum.

Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, yang hadir mewakili Bupati Aceh Barat, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat turut menyatakan kesiapan mengawal pelaksanaan agenda tersebut sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.