Byklik.com | Kutacane – Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, dengan Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres.
Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecatan tiang pylon dan tiang tepi jauh jembatan, Jumat, 18 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan pembangunan jembatan sekaligus memperlihatkan sinergi TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Danposramil Ketambe Peltu Jumadin Selian mengatakan pengecatan menggunakan dominasi warna merah dan putih sebagai simbol nasionalisme serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, pengecatan tidak hanya bertujuan memperindah tampilan jembatan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap struktur bangunan dari berbagai faktor lingkungan.
“Pengecatan tiang pylon dan tiang tepi jauh jembatan merupakan bagian dari proses penyempurnaan agar jembatan terlihat lebih rapi, indah, serta memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap berbagai faktor cuaca,” ujar Jumadin.
Paparan sinar matahari, curah hujan tinggi, dan kelembapan dapat mempercepat kerusakan material konstruksi apabila tidak mendapat perlindungan yang memadai.
Sebelum pengecatan dilakukan, personel TNI bersama warga terlebih dahulu membersihkan bagian pondasi dan struktur jembatan dari debu, lumut, serta kotoran yang menempel pada permukaan beton.
Tahapan tersebut dilakukan agar cat dapat melekat dengan baik dan menghasilkan lapisan pelindung yang kuat serta tahan lama.
Jumadin mengatakan perlindungan terhadap pondasi menjadi perhatian penting karena posisi jembatan berada di sekitar aliran sungai.
“Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara TNI dan masyarakat. Berkat semangat gotong royong yang terus terjaga, setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap dengan hasil yang memuaskan,” katanya.
Pengecatan tiang pylon dan tiang tepi jauh menjadi salah satu tahapan akhir untuk menyempurnakan jembatan sebelum nantinya dimanfaatkan masyarakat yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.











