Berita UtamaHeadline

Gelombang Tinggi Terjang Aceh Barat, Tiga Rumah Terendam

Avatar
×

Gelombang Tinggi Terjang Aceh Barat, Tiga Rumah Terendam

Sebarkan artikel ini
Gelombang laut tinggi memicu banjir rob yang menggenangi permukiman warga di Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Minggu, 13 September 2026 pagi. [Foto: BPBD Aceh Barat]

Byklik.com | Aceh Barat – Gelombang laut tinggi memicu banjir rob yang menggenangi permukiman warga di Gampong Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Minggu, 13 September 2026 pagi. Sebanyak tiga kepala keluarga atau delapan jiwa terdampak bencana tersebut.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Aceh Barat, banjir rob mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas BPBD langsung menuju lokasi untuk memantau kondisi sekaligus melakukan pendataan terhadap warga dan rumah yang terdampak.

Baca Juga  Aceh Tengah Raih WTP Ke-17, Pertahankan Prestasi 12 Tahun Berturut

Gelombang laut yang masih tinggi menyebabkan air laut masuk ke kawasan pesisir dan menggenangi permukiman warga. Pendataan sementara mencatat tiga unit rumah terdampak dengan ketinggian genangan berkisar 20 hingga 30 sentimeter.

Hingga pemantauan terakhir, kondisi gelombang laut di kawasan pesisir Gampong Pasir masih tinggi. Gelombang bahkan beberapa kali melewati tanggul hingga masuk ke kawasan permukiman.

Petugas BPBD terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk mengantisipasi bertambahnya genangan maupun jumlah warga dan rumah yang terdampak apabila gelombang tinggi masih berlangsung.

Baca Juga  Dandim Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Rob di Aceh Utara

BPBD Kabupaten Aceh Barat mengimbau masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan pesisir, meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi dan potensi banjir rob.

Warga juga diminta menghindari aktivitas terlalu dekat dengan garis pantai saat gelombang tinggi serta segera melaporkan kepada petugas apabila kondisi meningkat dan berpotensi membahayakan keselamatan.