Berita Utama

Rutan Banda Aceh Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran

Avatar
×

Rutan Banda Aceh Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran melalui koordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Wilayah Baitussalam, Kamis, 10 September 2026. [Foto: Humas Rutan Kelas II/B Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran melalui koordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Wilayah Baitussalam, Kamis, 10 September 2026.

Koordinasi tersebut menjadi langkah preventif untuk memastikan kesiapan Rutan dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat mengancam keselamatan petugas maupun warga binaan.

Dalam koordinasi itu, Rutan dan Damkar membahas sejumlah langkah penanganan keadaan darurat, mekanisme komunikasi dan pelaporan, serta pentingnya respons cepat dan terkoordinasi ketika terjadi kebakaran.

Baca Juga  Aceh Resmi Dilibatkan Kelola Migas Hingga 200 Mil

Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Hari Kurniawan, mengatakan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Rutan.

“Kesiapsiagaan harus kita bangun sejak dini. Koordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran ini merupakan langkah penting untuk memastikan apabila terjadi kondisi darurat, seluruh pihak dapat bergerak dengan cepat, tepat dan terkoordinasi,” ujar Hari Kurniawan.

Ia mengatakan sinergi dengan instansi terkait akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan mitigasi risiko serta menciptakan lingkungan Rutan yang aman dan kondusif.

Baca Juga  Wagub dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Kepastian Status Lahan

“Melalui koordinasi ini, kami berkomitmen terus meningkatkan kewaspadaan, kesiapan petugas dan sistem penanganan bencana yang efektif demi menjamin keamanan dan keselamatan seluruh penghuni Rutan,” katanya.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan tindakan saat bencana terjadi, tetapi juga persiapan untuk menekan risiko sejak dini.