Ekonomi & Bisnis

Mirwan Bahas Strategi Perkuat PAD Aceh Selatan

Avatar
×

Mirwan Bahas Strategi Perkuat PAD Aceh Selatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menghadiri Forum Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) bagi pimpinan daerah di Bekasi, 3–4 September 2026. [Foto: Prokopim Aceh Selatan]

Byklik.com | Bekasi – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menghadiri Forum Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) bagi pimpinan daerah di Bekasi, 3–4 September 2026.

Forum yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tersebut menjadi wadah bagi kepala daerah memperkuat pemahaman, bertukar perspektif, dan menyamakan langkah dalam mengoptimalkan potensi PAD.

Pada Seri I, pembahasan mencakup penguatan regulasi dan administrasi, penegakan hukum, pemanfaatan data, digitalisasi pajak dan retribusi, ekstensifikasi sumber penerimaan, inovasi daerah, penguatan kelembagaan, hingga penyusunan Action Plan PAD.

Rangkaian workshop tersebut dilaksanakan secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas sekaligus komitmen pimpinan daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal.

Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, penguatan tata kelola PAD dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Pengelolaan pajak dan retribusi yang efektif, transparan, akuntabel, serta berbasis digital diharapkan mampu mengoptimalkan berbagai potensi penerimaan.

Baca Juga  Pemko Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha Migas

Mirwan mengatakan forum tersebut memberikan perspektif dan masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah peningkatan PAD yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana potensi PAD dapat dikelola secara optimal, transparan, dan didukung dengan sistem yang semakin baik. Dengan begitu, kapasitas fiskal daerah dapat diperkuat dan manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui pembangunan serta peningkatan pelayanan publik,” ujar Mirwan.

Ia berharap hasil forum dapat diterapkan dengan menyesuaikan kondisi dan potensi Kabupaten Aceh Selatan. Menurutnya, peningkatan PAD tidak boleh hanya berorientasi pada penerimaan, tetapi harus berjalan bersama peningkatan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Baca Juga  Belasan Koperasi Sektor Riil di Aceh Ikuti Bootcamp Kreasia

“Kita ingin peningkatan PAD berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, berbagai potensi yang ada perlu dipetakan dan dikelola dengan pendekatan yang lebih inovatif, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi,” katanya.

Mirwan menambahkan, Pemkab Aceh Selatan akan terus mendorong sinergi antarperangkat daerah untuk mengidentifikasi potensi penerimaan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan retribusi.

“Ini membutuhkan kerja bersama dan komitmen seluruh perangkat daerah. Kita harus memastikan setiap potensi yang ada dapat dikelola secara baik, sehingga PAD semakin kuat dan pada akhirnya memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik,” pungkasnya.