Byklik.com | Simeulue – Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Kabupaten Simeulue menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan pendidikan di daerah kepulauan tersebut.
Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti meresmikan revitalisasi satuan pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat PHTC Presiden RI Prabowo Subianto.
Program tersebut mencakup revitalisasi 120 sekolah di Kabupaten Simeulue dengan dukungan anggaran sekitar Rp107,16 miliar. Selain pembenahan sarana dan prasarana pendidikan, pemerintah juga menyerahkan 182 unit peralatan digitalisasi pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H. atau yang akrab disapa MONAS, mengatakan pembangunan pendidikan harus mampu menjawab tantangan geografis Simeulue sebagai daerah kepulauan.
Menurutnya, kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Simeulue untuk memperoleh pendidikan yang aman, nyaman, layak, dan berkualitas.
“Pembangunan pendidikan harus mampu menjawab tantangan geografis Simeulue sebagai daerah kepulauan. Kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Simeulue untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Monas.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Simeulue akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar pembangunan pendidikan di daerah tersebut dapat dilanjutkan dan diperluas.
Salah satu prioritas yang didorong untuk tahun 2027 adalah pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi SNT.
Pembangunan SNT diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi generasi muda Simeulue.
“Ini merupakan bagian dari upaya kita memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda Simeulue yang maju dan bermartabat,” ujarnya.











