Berita Utama

Illiza: Tolak Perilaku LGBT, Jangan Benci Orangnya

Raudhatul
×

Illiza: Tolak Perilaku LGBT, Jangan Benci Orangnya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. (Foto: Byklik.com/Raudhah)

Byklik.com | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menekankan pentingnya pendekatan yang manusiawi dalam menyikapi persoalan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri kegiatan olahraga dan permainan tradisional di Gampong Lampaseh Kota, Banda Aceh, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Illiza, masyarakat perlu membedakan sikap terhadap perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma yang berlaku dengan perlakuan terhadap individu yang terlibat dalam persoalan LGBT. Ia menegaskan, penolakan terhadap suatu perilaku tidak seharusnya diwujudkan melalui kebencian, penghinaan, atau perlakuan yang merendahkan martabat seseorang.

“Kita benci dengan perilakunya, tetapi kita tidak boleh benci orangnya,” kata Illiza.

Ia mengatakan, individu yang menghadapi persoalan terkait LGBT tetap membutuhkan pendampingan dan perhatian dari lingkungan sekitar. Menurutnya, pendekatan melalui pembinaan dan kasih sayang dinilai lebih baik daripada menghina atau mengucilkan.

Baca Juga  UEA Siap Bangun Masjid dan Islamic Center di Banda Aceh

“Kalau ada di tengah masyarakat kita, ayomi mereka, sayangi mereka. Ajak mereka untuk bisa pulih dan bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Illiza juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan penghinaan atau pengucilan. Menurutnya, perlakuan tersebut justru dapat membuat seseorang semakin menjauh dari lingkungan sosial dan nilai-nilai keagamaan.

“Jangan dihina-hinakan dia, karena itu akan menjerumuskan dia justru akan jauh dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya.

Tekankan Pentingnya Pembinaan

Illiza menilai persoalan LGBT menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banda Aceh. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembentukan masyarakat yang memiliki nilai moral dan ketakwaan.

Baca Juga  Pemko Banda Aceh Peringati HUT ke-51 Perumdam Tirta Daroy

“Enggak susah membangun kota ini. Tapi yang susah, bagaimana kita membangun kualitas manusia kita. Menjadi hamba Allah yang bertakwa, bagaimana menjadikan manusia itu benar-benar manusia seutuhnya, manusia yang bisa memanusiakan manusia,” ujar Illiza.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan pemerintah tidak semestinya hanya berfokus mencari kesalahan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan perlu menjadi bagian dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan sosial.

“Jadi tugas kami memang sangat berat, tidak mudah. Bukan ingin mencari kesalahan seseorang, tetapi bagaimana nilai-nilai keilahian yang dijalankan oleh Rasulullah itulah yang kita jalankan,” pungkasnya.[]