Pendidikan & Karier

Bunda PAUD Lhokseumawe Dukung Empat Guru Raih Beasiswa Sarjana

Avatar
×

Bunda PAUD Lhokseumawe Dukung Empat Guru Raih Beasiswa Sarjana

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyerahkan surat rekomendasi kepada empat guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang akan mengikuti Seleksi Beasiswa Guru PAUD Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Lhokseumawe, Selasa, 4 Agustus 2026. [Foto: Prokopim Lhokseumawe]

Byklik.com | Lhokseumawe – Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menyerahkan surat rekomendasi kepada empat guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang akan mengikuti Seleksi Beasiswa Guru PAUD Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026. Penyerahan rekomendasi berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Lhokseumawe, Selasa, 4 Agustus 2026.

Surat rekomendasi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap peningkatan kualifikasi akademik dan kompetensi guru PAUD guna mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas.

Baca Juga  Kemensos dan Kemendiktisaintek Siapkan Beasiswa bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Melalui Program Beasiswa Guru PAUD yang diselenggarakan Pemerintah Aceh, peserta yang lulus seleksi akan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S-1) melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Skema ini memungkinkan pengalaman kerja dan kompetensi yang dimiliki guru diakui sebagai bagian dari proses pendidikan tinggi.

Ny. Yulinda Sayuti berharap semakin banyak guru PAUD di Lhokseumawe memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kapasitas profesionalnya. Menurutnya, guru yang memiliki kompetensi lebih baik akan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang menyenangkan, berpusat pada kebutuhan anak, serta mendukung terwujudnya program Wajib Belajar 13 Tahun.

Baca Juga  Mendikdasmen: Hampir 3.000 Sekolah Direvitalisasi Nasional

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas tenaga pendidik merupakan salah satu kunci dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini, sehingga anak-anak memperoleh layanan pembelajaran yang optimal sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan berikutnya.