Byklik.com | Kuala Simpang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melepas 14 relawan Aceh Mengajar Batch 11 Tahun 2026 untuk menjalankan program pengabdian pendidikan di sejumlah wilayah pedalaman, Selasa, 4 Agustus 2026.
Pelepasan relawan dilakukan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah daerah dengan Gerakan Aceh Mengajar untuk mendukung pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.
Para relawan akan membantu proses pembelajaran di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas belajar. Mereka juga akan melaksanakan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di lokasi pengabdian.
Dalam sambutannya, Ismail mengatakan keterlibatan pemuda dan relawan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pendidikan di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, pendidikan di wilayah pedalaman tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan peningkatan motivasi belajar anak-anak.
“Pendidikan di kawasan pelosok bukan sekadar mentransfer ilmu membaca dan berhitung, melainkan menumbuhkan harapan. Kehadiran para relawan ini diharapkan mampu menjadi pemicu kemajuan kualitas pendidikan di kampung-kampung sasaran,” ujar Ismail.
Ia berharap para relawan dapat memberikan pengalaman belajar yang positif serta mendorong anak-anak di wilayah sasaran untuk lebih aktif dan termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran.
Sementara itu, Founder Aceh Mengajar, Sri Sukma Wulandari, mengatakan 14 relawan yang dilepas berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Menurut Sri, para relawan akan menjalankan kegiatan pengabdian selama 15 hari. Mereka akan ditempatkan di tiga lokasi, yakni Kampung Mentawak, Kampung Rimba Sawang, dan Kampung Jambo Rambong, Kabupaten Aceh Tamiang.
Selama masa pengabdian, para relawan akan menjalankan sejumlah program pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di masing-masing wilayah.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar tambahan bagi peserta didik sekaligus mendukung proses pendidikan di wilayah pedalaman.
Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Gerakan Aceh Mengajar menjadi salah satu upaya melibatkan berbagai pihak dalam mendukung pemerataan pendidikan.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat di tiga kampung sasaran serta dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan mutu pendidikan di wilayah pedalaman Aceh Tamiang.***











