Uncategorized

Kapolres Pidie Jaya Kawal Program MBG Demi Cegah Stunting 

Avatar
×

Kapolres Pidie Jaya Kawal Program MBG Demi Cegah Stunting 

Sebarkan artikel ini
Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pidie Jaya bersama para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Minggu, 2 Agustus 2026, di Ruang Vidcon Polres Pidie Jaya. [Foto: Polres Pidie Jaya]

Byklik.com | Pidie Jaya – Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mencegah stunting.

Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pidie Jaya bersama para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Minggu, 2 Agustus 2026, di Ruang Vidcon Polres Pidie Jaya, Gampong Teungklut, Kecamatan Trienggadeng.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal, Kanit 2 Sat Intelkam Ipda Nazaruddin, Korwil BGN Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Ahlul Udzri, serta 18 Kepala SPPG di Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam sambutannya, AKBP Tendri Wardi yang baru sekitar dua pekan menjabat sebagai Kapolres Pidie Jaya menegaskan komitmen Polri untuk mendukung penuh pelaksanaan Program MBG melalui pengawasan, pendampingan, dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Ia menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur, keamanan pangan (food safety), serta menjaga kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga  Masalah Dana, Tujuh Dapur MBG di Banda Aceh Berhenti Operasi Sementara

“Kami berharap tidak ada penyalahgunaan anggaran maupun penurunan kualitas makanan. Apabila ditemukan makanan yang tidak layak, jangan sampai disalurkan kepada masyarakat. Mari bersama-sama mengawal program ini agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat yang maksimal,” tegas AKBP Tendri Wardi.

Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Ahlul Udzri memaparkan perkembangan pelaksanaan Program MBG di daerah tersebut. Dari 22 SPPG yang telah terbentuk, sebanyak 19 unit telah siap beroperasi. Delapan di antaranya saat ini aktif melayani 53.574 porsi makanan dari total sasaran 72.064 penerima manfaat.

Ia juga menyebutkan sejumlah SPPG masih menjalani proses pembenahan tata kelola berdasarkan hasil evaluasi BGN, sementara tiga SPPG telah mengantongi sertifikat halal.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap standar mutu pelaksanaan Program MBG sesuai arahan Polda Aceh. Pemeriksaan mencakup kepemilikan sertifikat halal, sanitasi, pengelolaan limbah, pemisahan sampah, hingga sistem penyimpanan makanan.

Baca Juga  Stop Sebar Video Kecelakaan, Hargai Duka Korban Bekasi

“Kami juga mengimbau agar pengelola memberikan edukasi kepada penerima manfaat mengenai batas waktu konsumsi makanan serta memastikan seluruh penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Saiful Kamal.

Dalam sesi diskusi, para peserta turut membahas kendala pengelolaan sampah di sejumlah SPPG akibat keterbatasan armada pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyarankan setiap pengelola SPPG menyiapkan sarana pengangkutan sampah secara mandiri sebagai solusi sementara, sembari terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya agar layanan pengangkutan sampah dapat berjalan lebih optimal.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban hingga berakhir sekitar pukul 15.35 WIB. Melalui pertemuan tersebut, Polres Pidie Jaya berharap sinergi antara kepolisian, Badan Gizi Nasional, dan seluruh pengelola SPPG semakin kuat sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.