Berita Utama

Illiza Ajak RAPI Perkuat Komunikasi Kebencanaan dan Pelayanan Publik

Avatar
×

Illiza Ajak RAPI Perkuat Komunikasi Kebencanaan dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII RAPI 0101 Banda Aceh Tahun 2026 di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Sabtu, 1 Agustus 2026. [Foto: Prokopim Kota Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII RAPI 0101 Banda Aceh Tahun 2026 di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pada kesempatan itu, Illiza menegaskan peran strategis Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dalam mendukung komunikasi kebencanaan dan pelayanan publik.

Muswil bertema “Bersatu dalam Silaturahmi, Bersama dalam Komunikasi, Berkarya dalam Kolaborasi” tersebut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua RAPI Daerah Aceh Rahmat Thalib, Ketua RAPI Wilayah 0101 Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, serta pengurus dan peserta musyawarah.

Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi pengabdian keluarga besar RAPI yang selama ini aktif membantu masyarakat melalui jaringan komunikasi radio.

“RAPI menjadi wadah pengabdian, mempererat silaturahmi, membantu koordinasi berbagai kegiatan sosial, serta menjadi garda terdepan dalam mendukung komunikasi saat terjadi kondisi darurat maupun kebencanaan,” ujar Illiza.

Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh memandang RAPI sebagai mitra strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai komunitas komunikasi radio, tetapi juga sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga  Kebakaran Lahan di Nagan Raya Berhasil Dipadamkan

Karena itu, ia membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari pelatihan komunikasi darurat, penanggulangan kebencanaan, simulasi evakuasi, edukasi mitigasi bencana, hingga penguatan jejaring informasi di seluruh gampong.

“Sebagai daerah yang memiliki pengalaman menghadapi bencana besar, Banda Aceh membutuhkan sistem komunikasi masyarakat yang tangguh. Kehadiran relawan komunikasi seperti RAPI menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung kecepatan koordinasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat,” katanya.

Selain bidang kebencanaan, Illiza juga berharap RAPI dapat membantu menyosialisasikan berbagai program pelayanan publik, seperti layanan Ambulans Keliling, jemput bola administrasi kependudukan, edukasi pencegahan HIV/AIDS, hingga berbagai inovasi pelayanan masyarakat.

Ia juga meminta RAPI menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan laporan masyarakat terkait jalan rusak, lampu jalan padam, pelanggaran syariat Islam, balap liar, hingga persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca Juga  PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Perkuat Listrik Aceh Selatan

Di tengah derasnya arus informasi digital, Illiza mengingatkan pentingnya budaya komunikasi yang sehat dengan menyampaikan informasi yang telah terverifikasi serta ikut menangkal penyebaran hoaks.

“Di era digital saat ini tantangannya bukan hanya cepat, tapi juga memastikan informasi yang diterima masyarakat benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RAPI Daerah Aceh Rahmat Thalib mengatakan Muswil merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah yang menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat soliditas organisasi, memilih kepengurusan baru, serta merumuskan langkah-langkah yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rahmat juga menegaskan pentingnya keberadaan RAPI, terutama saat terjadi bencana. Karena itu, pihaknya berkomitmen memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat gampong dengan merekrut para keuchik sebagai anggota.

“Dan kami yakin dengan kepemimpinan Wali Kota Illiza saat ini yang memberikan dukungan penuh kepada kami, bukan hanya RAPI Banda Aceh yang akan maju, tapi RAPI Aceh juga ke depannya,” ujar Rahmat.