Berita Utama

Aceh Besar Rayakan Hari Anak dengan Beragam Perlombaan Kreatif

Avatar
×

Aceh Besar Rayakan Hari Anak dengan Beragam Perlombaan Kreatif

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Aceh Besar di lingkungan Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis, 23 Juli 2026. [Foto: Prokopim Aceh Besar]

Byklik.com | Jantho – Gelak tawa, senyum bahagia, dan semangat anak-anak mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Aceh Besar di lingkungan Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan yang dipenuhi berbagai perlombaan dan pentas seni tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain, belajar, berkreasi, sekaligus menampilkan bakat dan kemampuan terbaik mereka. Tiga perlombaan yang digelar meliputi lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, baca puisi berbahasa Aceh tingkat SD dan SMP, serta hadang galah.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran para orang tua yang setia mendampingi dan memberikan semangat kepada putra-putri mereka. Kehadiran keluarga menjadi simbol bahwa membangun generasi unggul membutuhkan kolaborasi pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Besar, Abdullah, S.Sos., membacakan sambutan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Menkes Dorong Pemanfaatan AI Percepat Transformasi Layanan Kesehatan

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus berkomitmen menghadirkan lingkungan yang ramah anak melalui berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sehingga lahir generasi yang cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Abdullah membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, anak merupakan aset terbesar bangsa sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus dijaga, dilindungi, dan dipenuhi hak-haknya.

“Anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus kita jaga, lindungi, dan penuhi hak-haknya. Dengan memastikan hak-hak tersebut terpenuhi, kita sedang mempersiapkan generasi Aceh Besar yang tangguh, cerdas, berakhlak mulia, dan Islami,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa berbagai perlombaan yang digelar bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menjadi sarana mengembangkan kreativitas, melatih keberanian tampil, membangun rasa percaya diri, belajar bekerja sama, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak di lingkungan masing-masing. Orang tua diharapkan senantiasa mendampingi anak dengan penuh kasih sayang, menerapkan pola asuh yang baik, serta membekali mereka dengan nilai-nilai agama dan budaya sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.

Baca Juga  Pemerintah Percepat Penanganan Sinkhole di Ketol

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan, di antaranya Bank Aceh Syariah, PT Solusi Bangun Andalas (SBA), PDAM Tirta Mountala, PT Angkasa Pura/InJourney Airports, serta berbagai mitra lainnya.

Bupati optimistis kegiatan seperti ini mampu mendorong lahirnya generasi Aceh Besar yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PP dan PA) Aceh Besar, Drs. Fadhlan, melaporkan kegiatan diikuti sekitar 350 orang, terdiri atas 195 peserta lomba, 50 peserta pentas seni, serta 105 pendamping dan panitia.

Selain perlombaan, kegiatan juga dimeriahkan dengan pagelaran seni dan budaya yang menampilkan pertunjukan meucagok, jingle Forum Anak Aceh Besar, dan teater.

Turut hadir Bunda PAUD Aceh Besar Hj. Rita Mayasari beserta jajaran, para asisten dan staf ahli Bupati, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar.