Berita UtamaHukum & Kriminal

Satpol PP Banda Aceh Sita Jelly Squishy Diduga Berisi Jarum

Raudhatul
×

Satpol PP Banda Aceh Sita Jelly Squishy Diduga Berisi Jarum

Sebarkan artikel ini
Satpol PP-WH Banda Aceh amankan barang bukti mainan diduga berisi jarum suntik. [Foto : Dok Satpol PP-WH Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh mengamankan sejumlah mainan jelly squishy yang diduga mengandung jarum suntik setelah menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.

Kasus ini bermula dari laporan orang tua seorang siswa MIN 2 Kota Banda Aceh yang menemukan jarum suntik di dalam mainan yang dibeli anaknya dari seorang pedagang di luar lingkungan sekolah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Dinas Kesehatan dan diteruskan kepada Satpol PP-WH untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan yang dipimpin Komandan Pleton (Danton) Lukman Hakim melakukan inspeksi terhadap lapak pedagang di sekitar sekolah pada Selasa, 21 Juli 2026.

Baca Juga  Pemerintah Wajibkan Haji 2026 Gunakan Beras Nasional

Kepala Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan petugas menemukan dua lempeng mainan jelly squishy yang diduga berisi jarum suntik saat pemeriksaan berlangsung.

“Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi dan mengamankan dua lempeng mainan jelly squishy yang diduga berisi jarum suntik. Barang tersebut kami sita sebagai langkah pencegahan sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Muhammad Rizal, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Rizal, berdasarkan keterangan pedagang, mainan tersebut diperoleh dari seorang distributor di Kota Medan. Namun, asal-usul produk itu masih terus ditelusuri bersama instansi terkait.

Baca Juga  Bupati Aceh Utara Tinjau Pemasangan Geobag di Lhok Pu'uk

Sebagai langkah antisipasi, satu lempeng barang bukti diamankan di Kantor Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, sedangkan satu lempeng lainnya diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan laboratorium guna memastikan keamanan produk tersebut.

Muhammad Rizal mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih teliti dalam memilih mainan untuk anak-anak. Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan produk yang diduga membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih berhati-hati dalam memilih mainan untuk anak. Jika menemukan barang yang diduga membahayakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.