Pendidikan & Karier

Dosen Unsam Kembangkan Pembelajaran PPKn Berbasis Virtual Reality Inovatif

Avatar
×

Dosen Unsam Kembangkan Pembelajaran PPKn Berbasis Virtual Reality Inovatif

Sebarkan artikel ini
Dosen Universitas Samudra (Unsam) mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berbasis Virtual Reality (VR) untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. [Foto: Unsam]

Byklik.com | Langsa – Perkembangan teknologi digital terus membuka peluang baru dalam dunia pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, dosen Universitas Samudra (Unsam) mengembangkan media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berbasis Virtual Reality (VR) untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar.

Penelitian berjudul Teknologi Virtual Reality sebagai Media Pembelajaran PKn Berdiferensiasi Siswa Sekolah Dasar itu diketuai Dr. Ronald Fransyaigu, S.Pd., M.Pd., bersama anggota tim Dr. Asnawi, S.Pd., M.Pd., dan Bunga Mulyahati, S.Pd., M.Pd.

Dr. Ronald menjelaskan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara guru menyampaikan materi pembelajaran. Salah satu teknologi yang dinilai memiliki potensi besar adalah Virtual Reality karena mampu menghadirkan simulasi tiga dimensi yang membuat siswa seolah berada langsung di dalam lingkungan belajar.

Baca Juga  Hadapi Tantangan Dunia Kerja, Kemenag Siapkan Progam PRIMA Magang untuk Mahasiswa PTKI

“Melalui Virtual Reality, peserta didik tidak hanya melihat materi pembelajaran, tetapi juga dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih nyata sehingga proses memahami materi menjadi lebih menarik dan bermakna,” ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

Penelitian ini berangkat dari kebutuhan pembelajaran berdiferensiasi yang menjadi salah satu karakteristik Kurikulum Merdeka. Pendekatan tersebut memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk belajar sesuai kemampuan, minat, dan kebutuhannya.

Media Virtual Reality dipilih karena mampu memadukan unsur visual, audio, dan simulasi sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus memperkuat pemahaman terhadap materi PPKn yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  45 Anak di Bireuen Keracunan MBG, Ini Menu yang Dikonsumsi

Pengembangan media dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Tahapannya meliputi analisis kebutuhan di sekolah dasar, perancangan media, validasi oleh para ahli, uji coba kepada siswa, hingga penyempurnaan dan diseminasi produk.

Selain menghasilkan media pembelajaran inovatif, penelitian ini juga menargetkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Melalui inovasi tersebut, Universitas Samudra berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kehadiran media berbasis Virtual Reality juga diharapkan menjadi alternatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.