Humaniora

Polisi Gencarkan Sosialisasi Bahaya Geng Motor kepada Masyarakat

Avatar
×

Polisi Gencarkan Sosialisasi Bahaya Geng Motor kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan agar generasi muda tidak terjerumus dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu, 12 Juli 2026. [Foto: Polresta Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Bahaya geng motor menjadi perhatian serius Polresta Banda Aceh. Melalui Bhabinkamtibmas di seluruh polsek jajaran, kepolisian terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan agar generasi muda tidak terjerumus dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan sosialisasi menyasar masyarakat, pelajar, remaja, hingga tokoh masyarakat melalui sambang dan pembinaan di wilayah binaan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi mengenai berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh geng motor, mulai dari aksi kekerasan, balap liar, perusakan fasilitas umum, hingga tindak pidana yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, masyarakat diajak lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak dan remaja agar tidak terpengaruh pergaulan yang salah. Peran keluarga dinilai menjadi benteng utama dalam mencegah munculnya perilaku menyimpang di kalangan generasi muda.

Baca Juga  Tim Rimueng Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Curas

Bhabinkamtibmas juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi pergaulan anak, membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari, serta membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. Sementara itu, para remaja didorong mengisi waktu luang dengan kegiatan positif seperti olahraga, aktivitas keagamaan, maupun kegiatan sosial yang bermanfaat.

Tak hanya memberikan edukasi, kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mengarah pada pembentukan geng motor, balap liar, maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana menegaskan bahwa Polri mengedepankan langkah preventif dan edukatif untuk mencegah kenakalan remaja, termasuk potensi berkembangnya geng motor.

Baca Juga  Terduga Pencuri di Kajhu Kehilangan Tangan Saat Lawan Warga dengan Pisau

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Andi Kirana, Minggu, 12 Juli 2026.

Ia berharap sosialisasi yang rutin dilakukan Bhabinkamtibmas dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya geng motor. Dengan demikian, generasi muda diharapkan terhindar dari pengaruh negatif, tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan fokus pada ancaman geng motor terhadap keselamatan warga dan pengguna jalan.