Byklik.com | Takengon – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah meresmikan Taman Budaya Negeri Gayo di halaman Gedung Olah Seni Takengon, Jumat, 10 Juli 2026.
Peresmian dilakukan oleh Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum., yang mewakili Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Peresmian Taman Budaya Negeri Gayo menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan Gayo sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.
Kehadiran taman budaya tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi, edukasi, dan kreativitas masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam sambutannya, Agus Mulyana menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah atas komitmennya menghadirkan fasilitas khusus untuk pelestarian dan pengembangan budaya daerah.
Menurutnya, selama mengikuti berbagai agenda kebudayaan di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi di Indonesia, baru kali ini ia menghadiri peresmian taman budaya yang dibangun oleh pemerintah kabupaten.
“Ini menjadi sebuah kebanggaan. Aceh Tengah memiliki sejarah dan kebudayaan yang sangat kuat sehingga perlu terus dijaga sebagai identitas masyarakat,” ujar Agus Mulyana.
Ia menilai, di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, generasi muda menghadapi tantangan besar akibat masuknya berbagai pengaruh budaya dari luar. Karena itu, keberadaan Taman Budaya Negeri Gayo diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.
Menurut Agus Mulyana, Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang sangat besar atau mega diversity. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, budaya tidak hanya harus dilindungi dan dilestarikan, tetapi juga dimanfaatkan serta dikembangkan agar memberikan manfaat sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat.
“Hadirnya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional. Budaya harus menjadi identitas sekaligus mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi melalui industri budaya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Agus Mulyana juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau museum di Aceh Tengah. Ia menyebut usulan revitalisasi museum tersebut masih dalam tahap pembahasan di Kementerian Kebudayaan dan diharapkan dapat memperoleh dukungan anggaran pada tahun ini.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Kebudayaan atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kebudayaan di Negeri Gayo.
Menurut Haili Yoga, Aceh Tengah merupakan daerah yang terbuka terhadap keberagaman adat dan budaya. Hal itu tercermin dari tumbuhnya aktivitas kesenian masyarakat yang terus berkembang, mulai dari pertunjukan musik tradisional hingga berbagai tradisi yang menjadikan seni sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada pelaksanaan pesta adat dan pernikahan.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi Aceh Tengah yang sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor kini mulai berangsur pulih. Aktivitas masyarakat, roda perekonomian, serta kunjungan wisatawan ke daerah tersebut mulai menunjukkan peningkatan.
“Kami berharap budaya Gayo terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Kehadiran Taman Budaya Negeri Gayo menjadi langkah penting untuk melestarikan, mengembangkan, sekaligus mempromosikan seni dan budaya daerah kepada generasi mendatang,” ungkap Haili Yoga.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap Taman Budaya Negeri Gayo dapat menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan edukasi yang mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Gayo.
Selain menjadi ruang pelestarian budaya, keberadaan taman budaya tersebut juga diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif berbasis kebudayaan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***











