Byklik.com | Lhokseumawe – Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) bersama Yayasan Indorelawan dan Fitch Ratings Jakarta menyalurkan 300 paket tas sekolah beserta perlengkapan belajar kepada anak-anak penyintas banjir di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.
Selain menyalurkan bantuan, ketiga lembaga tersebut juga memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana, perlindungan anak, dan pencegahan perundungan (bullying) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Program tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, dengan menjangkau 300 anak di tiga desa terdampak banjir, yakni Gampong Jamboe Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe; Gampong Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara; serta Gampong Lhok Bayu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Direktur Eksekutif YSAP, Agustia Rahmi, mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu mereka menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Bantuan tas sekolah memang menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk kembali belajar. Namun, kami juga percaya bahwa mereka membutuhkan bekal pengetahuan agar mampu melindungi diri, menghargai sesama, serta lebih siap menghadapi situasi darurat. Karena itu, kami menggabungkan distribusi bantuan dengan edukasi yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak,” kata Agustia, Minggu, 28 Juni 2026
Dalam sesi kesiapsiagaan bencana, peserta diperkenalkan pada pentingnya menyiapkan tas siaga darurat (emergency bag) yang berisi perlengkapan dasar, seperti air minum, makanan ringan, senter, peluit, obat-obatan, pakaian ganti, dan kebutuhan penting lainnya. Edukasi tersebut bertujuan menanamkan budaya kesiapsiagaan sejak dini agar anak-anak memahami langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana.
Selain itu, anak-anak juga mendapatkan materi mengenai perlindungan diri. Mereka diajak mengenali batasan tubuh pribadi, memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, serta mengetahui cara mencari pertolongan apabila menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.
YSAP turut memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan. Melalui permainan, diskusi, dan media visual yang disesuaikan dengan usia peserta, anak-anak diajak memahami pentingnya menghargai perbedaan, membangun empati, menghormati sesama, serta berani menolak dan melaporkan tindakan perundungan apabila terjadi di lingkungan sekitar.
Kegiatan distribusi bantuan melibatkan relawan Support Our Society (S.O.S Aceh), komunitas relawan yang dibentuk YSAP saat penanganan banjir di Aceh pada tahun sebelumnya. Keterlibatan para relawan menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana.
YSAP menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Indorelawan, Fitch Ratings Jakarta, relawan S.O.S Aceh, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurut YSAP, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat terus berlanjut guna memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan, perlindungan, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.***











