Bykllik.com | Banda Aceh – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., setelah menuntaskan seluruh program kerja pengabdian di Gampong Cut Langien, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.
Muhammad Sayuthi menilai mahasiswa Kelompok 11 mampu menjalankan berbagai program kerja dengan baik, membangun hubungan positif dengan masyarakat, serta menunjukkan tanggung jawab selama melaksanakan kegiatan pengabdian.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Muhammad Sayuthi menerima Ketua Kelompok 11 di Ruang Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK, Selasa, 11 Agustus 2026. Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan evaluasi setelah mahasiswa menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan KKN.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa dan DPL membahas capaian program kerja, pengalaman selama berada di tengah masyarakat, berbagai tantangan yang dihadapi, serta pembelajaran yang diperoleh selama pelaksanaan KKN.
Program Kerja Lintas Disiplin
Ketua Kelompok 11, Ari Maulana, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum USK, memaparkan laporan pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan selama masa pengabdian.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan direalisasikan melalui kolaborasi mahasiswa dari sejumlah disiplin ilmu. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, hukum, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Menurut Ari, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kekompakan seluruh anggota kelompok serta dukungan aparatur gampong dan masyarakat sejak awal hingga berakhirnya masa KKN.
Laporan tersebut mendapat respons positif dari Muhammad Sayuthi yang baru dilantik sebagai Wakil Dekan III Fakultas Pertanian USK. Ia menilai capaian Kelompok 11 menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa berkomunikasi, beradaptasi, bekerja sama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hasilkan Sekitar 170 Publikasi
Salah satu capaian Kelompok 11 yang mendapat perhatian ialah konsistensi mahasiswa dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan selama pelaksanaan KKN.
Kelompok tersebut menghasilkan sekitar 170 publikasi yang memuat aktivitas dan inovasi program kerja selama berada di Gampong Cut Langien. Dokumentasi itu menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara lebih luas.
Muhammad Sayuthi mengapresiasi upaya tersebut dan menilai dokumentasi kegiatan dapat menjadi bagian dari rekam jejak pengabdian mahasiswa selama berada di lokasi KKN.
“Saya bangga kepada seluruh mahasiswa Kelompok 11. Kalian telah menunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan semangat kerja sama yang luar biasa selama menjalankan KKN. Program kerja terlaksana dengan baik, masyarakat menerima kehadiran kalian secara positif, dan yang paling membanggakan, kalian mampu menjaga nama baik Universitas Syiah Kuala,” ujar Muhammad Sayuthi.
Ia berpesan agar pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus berkarya, berkontribusi, dan mengabdi kepada masyarakat di mana pun nantinya,” lanjutnya.
Mahasiswa Peroleh Pengalaman Lapangan
Sementara itu, Ari Maulana mengatakan keberhasilan Kelompok 11 merupakan hasil kerja sama seluruh anggota serta dukungan berbagai pihak selama pelaksanaan KKN.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian KKN berjalan dengan lancar. Kami belajar banyak hal yang tidak kami peroleh di ruang perkuliahan, mulai dari membangun komunikasi, bekerja sama, memahami kehidupan bermasyarakat, hingga beradaptasi dengan berbagai kondisi di lapangan,” kata Ari.
Ia menyampaikan apresiasi kepada aparatur Gampong Cut Langien yang telah mendukung pelaksanaan berbagai program kerja mahasiswa.
“Seluruh program kerja kami mendapat dukungan penuh dari aparatur Gampong Cut Langien, terutama Pak Keuchik, sehingga setiap kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak DPL yang selalu memberikan arahan, motivasi, dan dukungan selama proses KKN,” ujarnya.
Ari berharap hubungan baik yang terjalin selama pelaksanaan KKN tetap terjaga meskipun masa pengabdian mahasiswa di Gampong Cut Langien telah berakhir.
Kolaborasi Lintas Program Studi
Kelompok Reguler 11 Periode XXIX terdiri atas mahasiswa dari sejumlah program studi, yakni Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Kehutanan.
Mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan tersebut berkolaborasi dalam menjalankan program pengabdian sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Gampong Cut Langien.
Pertemuan antara DPL dan mahasiswa kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban. Muhammad Sayuthi dan mahasiswa berbincang santai sambil menikmati kopi serta mengenang berbagai pengalaman selama menjalankan pengabdian.
Momen tersebut menjadi penutup perjalanan KKN Kelompok 11 sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan DPL.
Pengalaman selama pengabdian diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik setelah kembali ke lingkungan akademik maupun ketika memasuki dunia profesional.***











