Berita Utama

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Lokasi Huntap

Bambang Iskandar Martin
×

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Lokasi Huntap

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama tim dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan peninjauan calon lokasi hunian tetap (huntap) di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, serta Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Sabtu, 19 Juni 2026. (Foto: Prokopim Aceh Tamiang)

Byklik.com | Kuala Simpang – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama tim dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan peninjauan calon lokasi hunian tetap (huntap) di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, serta Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Sabtu, 19 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berupaya memastikan pemulihan permukiman warga terdampak dapat berjalan sesuai rencana.

Peninjauan lokasi ini merupakan tahap awal persiapan pembangunan hunian tetap yang direncanakan pemerintah pusat pada tahun 2026. Sebanyak 2.212 unit huntap akan dibangun dan tersebar di beberapa titik di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga  Pemerintah Ambil Alih Fungsi Lahan Sawah di 20 Provinsi

Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa penyediaan hunian permanen yang layak menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascabencana.

“Secara bertahap seluruh bantuan untuk masyarakat akan kita selesaikan. Kami terus berupaya agar masyarakat segera mendapatkan hak-haknya sebagaimana yang telah dijanjikan pemerintah pusat,” ujar Armia saat peninjauan.

Baca Juga  Aceh Tamiang Ajukan Bansos Lanjutan untuk 40 Ribu KK

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan hunian tetap dapat dilaksanakan tepat waktu serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah meresmikan sejumlah hunian sementara (huntara) serta menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi ribuan kepala keluarga yang terdampak banjir di berbagai wilayah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.***