Byklik.com | Redelong – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, melaksanakan wawancara akhir atau fit and proper test terhadap calon Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bengi, Jumat, 19 Juni 2026.
Tahapan tersebut merupakan bagian akhir dari proses seleksi sebelum penetapan dan pengangkatan direktur oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM).
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Bener Meriah itu dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, para asisten, serta Tenaga Ahli Bupati Bidang Kesehatan dalam mengikuti proses seleksi tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai Kuasa Pemilik Modal, Tagore Abubakar melakukan pendalaman terhadap visi dan misi calon direktur, kompetensi manajerial, kemampuan kepemimpinan, serta strategi yang akan diterapkan untuk mengelola dan mengembangkan PDAM Tirta Bengi pada masa mendatang.
Menurut Tagore, proses fit and proper test menjadi tahapan penting untuk memastikan calon pimpinan perusahaan daerah memiliki integritas, profesionalisme, kapasitas, dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“PDAM memiliki peran yang sangat strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, dibutuhkan figur pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta kemampuan menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Tagore.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, kata dia, berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang profesional guna mendapatkan sosok terbaik untuk memimpin perusahaan daerah tersebut.
Tagore menjelaskan, direktur yang terpilih nantinya diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas cakupan pelayanan air bersih, serta menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Bener Meriah.
Selain itu, calon direktur juga dituntut memiliki kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pelayanan air minum, mulai dari peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, efisiensi operasional perusahaan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang baik.
Menurutnya, keberhasilan PDAM Tirta Bengi tidak hanya diukur dari aspek bisnis dan keuangan perusahaan, tetapi juga dari kemampuannya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
“Direktur yang terpilih nantinya harus mampu membawa perubahan positif bagi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Melalui tahapan wawancara akhir tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap dapat memperoleh calon direktur terbaik yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan komitmen untuk membawa PDAM Tirta Bengi menjadi perusahaan daerah yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Pemerintah daerah juga menaruh harapan agar kepemimpinan baru di tubuh PDAM Tirta Bengi mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bener Meriah.***











