Berita Utama

Pemerintah Aceh Pastikan Korban KMP Aceh Hebat 2 Dapat Penanganan Optimal

Avatar
×

Pemerintah Aceh Pastikan Korban KMP Aceh Hebat 2 Dapat Penanganan Optimal

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal. [Foto: Ist]

Byklik.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh memastikan seluruh korban insiden KMP Aceh Hebat 2 mendapatkan penanganan kesehatan secara optimal serta dukungan penuh selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Pemerintah daerah terus mengawal proses penanganan korban sesuai arahan Gubernur Aceh, Wakil Gubernur Aceh, dan Sekretaris Daerah Aceh. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan korban dan keluarga mereka terpenuhi selama masa pemulihan.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) guna mendampingi para korban.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak ASDP, Poltekpel Malahayati, dan KSOP untuk tetap siaga mendampingi korban serta keluarganya, khususnya di RSUDZA,” kata T. Faisal, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Faisal, seluruh korban memperoleh pelayanan medis terbaik selama menjalani perawatan. Selain itu, keluarga yang mendampingi korban juga mendapat dukungan penuh dari PT ASDP Indonesia Ferry.

Baca Juga  Polri Ungkap 9 Kasus TPPO di Kaltara, 82 Korban Diselamatkan

“Korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik di RSUDZA dan keluarganya juga mendapatkan pelayanan dari ASDP yang menanggung semua kebutuhan yang timbul dalam rangka penyembuhan korban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ASDP telah berkomitmen menanggung berbagai kebutuhan keluarga korban, mulai dari biaya transportasi bagi keluarga yang datang dari luar daerah, penginapan, hingga konsumsi selama mendampingi korban menjalani perawatan.

“Kami mendapat informasi dari PT ASDP Indonesia Ferry bahwa semua kebutuhan, baik akomodasi keluarga korban yang datang dari luar daerah, penginapan, maupun konsumsi selama adik-adik dirawat, ditanggung sepenuhnya oleh ASDP,” jelas Faisal.

Selain kebutuhan akomodasi, biaya pengobatan dan kebutuhan kesehatan lainnya juga dijamin. Menurutnya, selain perlindungan melalui asuransi, ASDP turut membantu menanggung berbagai biaya yang muncul akibat insiden tersebut.

“Kalau obat dan kebutuhan kesehatan lainnya itu sudah pasti ditanggung. Di samping ada asuransi, PT ASDP juga sudah berkomitmen membantu segala biaya yang ditimbulkan,” tambahnya.

Baca Juga  Menhub Pastikan Evakuasi Kecelakaan Kereta Bekasi Berjalan Optimal

Sementara itu, Yusnilayani, orang tua salah satu korban bernama M Dio Febriyanto asal Medan, mengaku puas dengan pelayanan yang diterima sejak mendampingi anaknya menjalani perawatan di RSUDZA.

“Kami sebagai orang tua tentu sedih karena ini musibah. Tapi alhamdulillah sekali di sini pelayanannya bagus,” kata Yusnilayani.

Ia menuturkan seluruh kebutuhan keluarga selama berada di Banda Aceh telah dipenuhi dengan baik, mulai dari konsumsi hingga tempat menginap. Menurutnya, perhatian yang diberikan kepada korban dan keluarga sangat membantu di tengah situasi yang sulit.

“Semua kebutuhan kami selama di sini diperhatikan dengan baik. Kami sangat terbantu,” ujarnya.

Pemerintah Aceh menegaskan akan terus mengawal proses pemulihan seluruh korban hingga kondisi mereka membaik dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.