Ekonomi & Bisnis

BPS Aceh Kerahkan 5.328 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Raudhatul
×

BPS Aceh Kerahkan 5.328 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
Apel pencanangan petugas Banda Aceh di Balai Kota oleh Walikota dan jajaran, Senin, 15 Juni 2006. [Foto: Humas BPS]

Byklik.com | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan mengerahkan 5.328 petugas lapangan ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

Pendataan yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 tersebut mencakup berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dan bertujuan menghasilkan data yang komprehensif sebagai dasar penyusunan basis data ekonomi nasional.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, mengatakan petugas sensus akan menjangkau seluruh wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah terpencil untuk mengumpulkan data ekonomi secara akurat.

“Kami berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat menerima kehadiran petugas SE2026 serta memberikan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Agus, Senin, 15 Juni 2026.

Baca Juga  Wagub Dorong Generasi Muda Aceh Melek Pasar Modal Syariah

Menurutnya, pendataan mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari rumah tangga usaha, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pertanian, hingga perusahaan berskala besar.

Data yang dihimpun nantinya akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selain itu, hasil sensus juga diharapkan dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk melihat peluang pasar, mengembangkan bisnis, serta memahami potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

Agus menjelaskan, proses pendataan dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah penduduk maupun lokasi usaha. Berbagai jenis kegiatan ekonomi menjadi sasaran sensus, termasuk pasar tradisional, warung makan, kedai kopi, toko kelontong, toko pakaian, sektor distribusi barang, hingga usaha berbasis digital.

Baca Juga  Wisman Meningkat, Perdagangan Luar Negeri Aceh Tetap Surplus

Untuk mengantisipasi potensi penipuan, masyarakat diminta memastikan identitas petugas yang melakukan pendataan. Seluruh petugas SE2026 telah dibekali atribut resmi berupa rompi khusus, kartu identitas, dan surat tugas yang dilengkapi kode QR.

“Petugas lapangan menggunakan atribut resmi sehingga masyarakat dapat mengenali dan memastikan keabsahan mereka saat melakukan pendataan,” kata Agus.

BPS Aceh berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan perekonomian Aceh, sekaligus menjadi bagian penting dalam pemetaan ekonomi nasional untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.