Ekonomi & Bisnis

Polda Aceh Luncurkan Penanaman Jagung Bersama Petani Muda Pidie

Avatar
×

Polda Aceh Luncurkan Penanaman Jagung Bersama Petani Muda Pidie

Sebarkan artikel ini
Polda Aceh meluncurkan program penanaman jagung bersama komunitas petani muda milenial Kabupaten Pidie di Desa Blang Lueun, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu, 13 Juni 2026. [Foto: Polda Aceh]

Byklik.com | Pidie – Polda Aceh meluncurkan program penanaman jagung bersama komunitas petani muda milenial Kabupaten Pidie di Desa Blang Lueun, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan sekaligus upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian berbasis generasi muda.

Penanaman jagung dilakukan oleh Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, mewakili Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, bersama para petani dan unsur terkait di lokasi kegiatan.

Dalam amanat Kapolda Aceh yang dibacakan Wakapolda, disampaikan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, gangguan rantai pasok internasional, dinamika geopolitik, pertumbuhan penduduk, hingga ancaman krisis pangan yang berpotensi memengaruhi stabilitas suatu negara.

“Dalam kondisi seperti ini, kemampuan suatu bangsa untuk memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri menjadi salah satu indikator penting ketahanan nasional. Karena itu, penguatan ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional sebagaimana yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,” ujar Ari Wahyu Widodo.

Baca Juga  Tani Merdeka Aceh Utara Komit Perjuangkan Akses Teknologi dan Permodalan

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, tetapi juga berkaitan erat dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional.

“Negara yang kuat adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa perlu mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan peluncuran penanaman jagung di lahan seluas sekitar 40 hektare yang berada di Kecamatan Simpang Tiga. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Pidie.

Menurut Wakapolda, pengembangan lahan jagung tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

Polda Aceh juga memberikan apresiasi kepada komunitas petani muda milenial Kabupaten Pidie yang dinilai aktif mendukung program ketahanan pangan dan pengembangan sektor pertanian di daerah.

Baca Juga  Aturan Baru OJK Perkuat Infrastruktur Pasar Keuangan

“Keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian menjadi harapan baru untuk mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan di Aceh,” ujarnya.

Ia menilai petani muda memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.

“Petani muda harus menjadi agen perubahan, penggerak pembangunan desa, sekaligus pelopor kebangkitan sektor pertanian di Aceh. Dengan semangat inovasi dan pemanfaatan teknologi, sektor pertanian akan semakin produktif dan mampu bersaing,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, Wakapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ira Marzuki, serta para pejabat utama Polda Aceh menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani berupa bibit jagung, pupuk, dan ecoenzyme.

Melalui program ini, Polda Aceh berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Aceh.