Berita Utama

Bupati Armia dan Dankodaeral Bahas Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Bambang Iskandar Martin
×

Bupati Armia dan Dankodaeral Bahas Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyerahkan cendera mata kepada Komandan Komando Daerah Maritim (Dankodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, usai kunjungan silaturahmi yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Prokopim Aceh Tamiang)

Byklik.com | Kuala Simpang – Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Komando Daerah Maritim (Dankodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, beserta jajaran di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 4 Juni 2026.

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan pascabencana di daerah itu.

Selain membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, pertemuan juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan Kodaeral I dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan respons cepat yang diberikan TNI sejak masa awal penanganan bencana. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, telah memberikan kontribusi penting dalam membantu masyarakat yang terdampak.

“Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan sejak fase awal penanganan bencana. Kehadiran berbagai pihak sangat membantu masyarakat dalam menghadapi situasi yang sulit,” kata Armia.

Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak melalui beberapa tahap. Selain itu, pemerintah daerah juga telah mengusulkan bantuan lanjutan dan saat ini masih menunggu realisasi bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Prabowo-Anwar Sepakat Redakan Konflik Timur Tengah

“Kami telah menyalurkan bantuan dalam beberapa tahapan. Saat ini pemerintah juga telah mengusulkan bantuan tahap berikutnya dan masih menunggu realisasi bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya.

Armia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal seluruh proses pemulihan agar masyarakat terdampak memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, Armia juga memaparkan sejumlah program yang sedang dijalankan pemerintah daerah, termasuk pengerukan sedimen sungai di wilayah hilir sepanjang delapan kilometer yang saat ini dikerjakan oleh Satgas Kuala. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari langkah mitigasi untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Ia menambahkan, Aceh Tamiang saat ini telah memasuki fase transisi menuju pemulihan total pascabencana. Pemerintah daerah memfokuskan berbagai program pada percepatan pemulihan infrastruktur, normalisasi sungai, pembangunan hunian tetap (huntap), serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pemulihan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat agar dapat kembali berjalan normal,” katanya.

Armia menjelaskan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi melibatkan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera di bawah koordinasi pemerintah pusat dengan dukungan berbagai kementerian, lembaga, serta unsur TNI dan Polri.

Baca Juga  Wagub Aceh Perkuat Koordinasi Pemulihan Pascabencana dengan Pemerintah Pusat

Pada kesempatan yang sama, Armia berharap Kodaeral I dapat terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pemulihan, terutama pada sektor-sektor strategis yang menjadi kewenangan institusi tersebut.

Menanggapi hal itu, Laksamana Muda TNI Deni Septiana menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang.

“Kami masih memiliki personel yang siap membantu Aceh Tamiang dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Deni.

Menurutnya, TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program pemulihan demi mempercepat kembalinya kondisi masyarakat seperti sebelum bencana.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Asisten Intelijen Kodaeral I Kolonel Laut (P) Bambang Widodo, Asisten Teritorial Kolonel Laut (T) Evi Bayu Priyatno, Kepala Dinas Teritorial Kodaeral I Kolonel Marinir Farick, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lhokseumawe Kolonel Marinir Bondan Wahyu Adi, serta Koordinator Administrasi dan Manajemen Letkol Laut (P) Akhbar Faisal Harahap.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan TNI dapat semakin mempercepat proses pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.***