Byklik.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui penambahan kapasitas rawat inap dan pengoperasian sejumlah fasilitas kesehatan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Selasa, 2 Juni 2026.
Fasilitas yang diresmikan meliputi gedung rawat inap baru, gedung dan peralatan hemodialisis (HD), alat CT Scan dan mammografi, mesin generator oksigen medis, serta pemberlakuan aturan jam besuk pasien.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan peningkatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Hari ini kami meresmikan gedung rawat inap baru di RSUD Cut Nyak Dhien yang menambah kapasitas sebanyak 56 tempat tidur. Sebelumnya rumah sakit ini memiliki 255 tempat tidur dan kini bertambah menjadi 311 tempat tidur. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini terkendala mendapatkan ruang perawatan akibat keterbatasan tempat tidur,” kata Tarmizi.
Dengan bertambahnya kapasitas tempat tidur, RSUD Cut Nyak Dhien diharapkan mampu mengurangi jumlah pasien yang harus menunggu perawatan akibat keterbatasan ruang rawat inap.
Selain meresmikan gedung rawat inap, pemerintah daerah juga menambah kapasitas layanan hemodialisis atau cuci darah. Jumlah mesin hemodialisis yang sebelumnya hanya delapan unit kini meningkat menjadi 16 unit.
Menurut Tarmizi, penambahan fasilitas tersebut akan membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar daerah.
“Dengan penambahan fasilitas ini, antrean pasien cuci darah dapat berkurang dan sebagian pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Banda Aceh untuk mendapatkan layanan hemodialisis,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meresmikan pengoperasian alat CT Scan dan mammografi. Kehadiran kedua alat tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan dan diagnosis penyakit secara lebih cepat, akurat, dan terukur.
“Kehadiran alat ini akan mempermudah pelayanan kesehatan karena pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Banda Aceh hanya untuk menjalani pemeriksaan penunjang,” katanya.
RSUD Cut Nyak Dhien juga mulai mengoperasikan mesin generator oksigen atau gas medis yang memungkinkan rumah sakit memproduksi oksigen secara mandiri. Sebelumnya, kebutuhan oksigen rumah sakit masih bergantung pada pasokan tabung dari Banda Aceh.
Dengan fasilitas baru tersebut, oksigen medis dapat disalurkan langsung ke ruang perawatan melalui sistem perpipaan yang terhubung ke tempat tidur pasien sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.
“Sebelumnya kebutuhan oksigen masih bergantung pada pasokan dari Banda Aceh. Sekarang rumah sakit dapat memproduksi sendiri dan menyalurkannya langsung ke ruang perawatan melalui instalasi perpipaan. Ke depan, fasilitas ini juga berpotensi menjadi sumber pendapatan rumah sakit melalui penyediaan gas medis bagi fasilitas kesehatan lain,” jelas Tarmizi.
Selain penguatan sarana kesehatan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama manajemen rumah sakit juga memberlakukan aturan jam besuk pasien yang baru. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan pasien serta meningkatkan kebersihan dan ketertiban lingkungan rumah sakit.
Melalui aturan tersebut, kunjungan pasien hanya diperbolehkan pada jam yang telah ditentukan, sedangkan kunjungan pada malam hari tidak lagi diperkenankan.
“Kebijakan ini diterapkan demi kesehatan dan kenyamanan pasien serta untuk menjaga kebersihan rumah sakit. Karena itu, kunjungan pasien hanya diperbolehkan pada jam yang telah ditentukan dan tidak lagi diizinkan pada malam hari,” ujarnya.
Tarmizi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan fasilitas dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kesehatan adalah layanan dasar yang sangat fundamental. Karena itu, kami akan terus berupaya meningkatkan fasilitas dan menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Peresmian sejumlah fasilitas baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Cut Nyak Dhien, sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat layanan rujukan masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh.***











