Berita Utama

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Sepeda Motor di Aceh Tenggara

Avatar
×

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Sepeda Motor di Aceh Tenggara

Sebarkan artikel ini
Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Lawe Loning I, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 1 Juni 2026. [Foto: BPBA]

Byklik.com | Kutacane – Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Lawe Loning I, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 1 Juni 2026, sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa itu menyebabkan satu unit rumah rusak berat, satu rumah rusak ringan, serta satu unit sepeda motor hangus terbakar.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Aceh Tenggara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan upaya pemadaman secara mandiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Mendapat laporan kebakaran, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara langsung mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman dan penanganan darurat.

Baca Juga  Perta Arun Gas Raih Penghargaan Serambi Ekraf Awards 2025

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, ST, MT, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 01.30 WIB dan petugas segera diberangkatkan ke lokasi.

“Tim tiba di lokasi langsung melakukan proses pemadaman dan api berhasil dipadamkan pukul 02.30 WIB. Tidak ada korban jiwa,” kata Bahron Bakti.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Mertiana Br Nainggolan (64) mengalami kerusakan berat, sementara rumah milik Santo Suaban (40) mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu unit sepeda motor turut hangus dilalap api.

Baca Juga  Wawalkot Lhokseumawe Pastikan Penanganan Cepat Korban Kebakaran

Secara keseluruhan, peristiwa itu berdampak terhadap dua kepala keluarga atau enam jiwa. Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

BPBA bersama pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, dengan memastikan instalasi listrik, peralatan elektronik, serta sumber api dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.