Byklik.com | Redelong – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyalurkan honorarium bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) untuk triwulan I tahun anggaran 2026. Penyaluran tersebut dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Riswandika Putra mewakili Bupati Bener Meriah, bertempat di Masjid Nur Nabawi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bener Meriah Tgk. Abdurrahman Lamno, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ilham Abdi, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Ihsan, para camat, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, perwakilan Baitul Mal, perwakilan Bank Aceh Syariah, serta Ketua BKPEMI Bener Meriah.
Dalam sambutan tertulis Bupati Bener Meriah yang dibacakan Sekda Riswandika Putra, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para ustaz dan ustazah atas dedikasi mereka dalam membina pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Penyaluran insentif tersebut difasilitasi melalui Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah.
“Insentif ini mungkin belum sepenuhnya sebanding dengan pengabdian dan keikhlasan yang telah diberikan. Namun, kami berharap dapat menjadi penyemangat serta bentuk penghargaan pemerintah daerah atas kerja keras para guru TPA,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mencatat terdapat sekitar 1.100 guru TPA di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 482 orang telah menerima insentif melalui anggaran Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah, sementara sisanya dialokasikan melalui dana desa di masing-masing kampung.
Kebijakan ini disebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah kampung dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan serta pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
“Penyaluran insentif ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang religius, berakhlak mulia, serta memperkuat penerapan nilai-nilai syariat Islam,” lanjutnya.
Pemerintah daerah berharap para guru TPA dapat terus meningkatkan peran dalam mendidik generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, beriman, dan berakhlakul karimah.***











