Byklik.com | Banda Aceh — Shadrina Aliyya Shafa menjadi salah satu perwakilan Aceh yang terpilih mengikuti program Novo by Paragon di Jakarta. Melalui program tersebut, ia mendapat pengalaman tentang kepemimpinan, kolaborasi, hingga pengembangan potensi diri bersama anak muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Perempuan yang akrab disapa Al itu mengaku pertama kali mengetahui program Novo Club melalui media sosial Instagram. Ketertarikannya muncul setelah melihat berbagai konten pengembangan diri dan komunitas anak muda yang aktif membangun jejaring positif.
“Dari media sosial Al lihat Novo Club ini memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, berkembang, dan membangun relasi dengan banyak orang dari berbagai daerah,” ujarnya kepada Byklik.com, Minggu, 10 Mei 2026.
Al kemudian mengikuti challenge bertema berani berinovasi dan berani menginspirasi yang diadakan Novo Club. Dalam tantangan tersebut, peserta diminta memperkenalkan diri serta membagikan pengalaman organisasi dan aktivitas sosial yang pernah diikuti.
“Di challenge itu kita diminta menunjukkan aktivitas dan pengalaman yang pernah diikuti. Jadi bukan sekadar posting biasa, tapi benar-benar berbagi inspirasi supaya anak muda berani aktif melakukan hal-hal yang bermanfaat,” katanya.
Dari proses seleksi itu, Al akhirnya terpilih menjadi salah satu peserta yang mewakili Aceh dalam kegiatan Novo by Paragon di Jakarta.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat, 24 April 2026 hingga Sabtu, 25 April 2026, di Taman Ismail Marzuki, Graha Bhakti Budaya, Jakarta. Berbagai agenda digelar mulai dari welcoming session, sharing session, leadership discussion, hingga penampilan Novo Talent dan presentasi top 10 area representatif.
“Kesan pertama pastinya excited banget. Senang, terharu, dan bersyukur bisa ketemu banyak anak muda hebat dari berbagai daerah. Suasananya positif, hangat, dan penuh semangat belajar,” ujarnya.
Program yang digagas Paragon Technology and Innovation melalui komunitas Novo Club itu berfokus pada penguatan karakter, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda.
Menurut Al, pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran penting tentang arti kepemimpinan dan kerja sama.
“Leadership itu bukan hanya tentang memimpin, tapi juga tentang kerja sama tim, komunikasi yang baik, dan bagaimana memberi dampak positif bagi sekitar,” katanya.
Ia juga mengajak anak muda untuk berani mencoba dan tidak takut gagal dalam mengembangkan potensi diri.
“Jangan takut untuk mencoba. Kalau tidak mencoba, kita tidak akan tahu hasilnya. Jangan juga terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain karena setiap orang punya prosesnya masing-masing,” tegasnya.











