Byklik.com | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen, Aceh, dengan target dapat difungsikan secara bertahap pada Juli 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan percepatan proyek ini menjadi prioritas untuk memastikan konektivitas di jalur nasional lintas timur Sumatera segera pulih optimal.
“Percepatan penanganan terus dilakukan agar jembatan ini dapat segera difungsikan dan mendukung kelancaran transportasi,” ujar Dody dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.
Saat ini, progres pembangunan jembatan permanen telah mencapai 40,11 persen, melampaui target rencana sebesar 38,24 persen. Pekerjaan terus dikebut, termasuk persiapan tahap pemasangan girder sebagai bagian penting konstruksi.
Jembatan sepanjang 149,7 meter ini dibangun menggunakan struktur baja girder dengan metode incremental launching guna mempercepat pengerjaan sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap risiko bencana.
Selama proses konstruksi, Kementerian PU tetap mengoperasikan jembatan sementara (Bailey) serta melakukan pemeliharaan rutin untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan distribusi logistik.
Selain itu, berbagai langkah mitigasi juga dilakukan di lapangan, seperti pengaturan lalu lintas dan penyiraman badan jalan guna meningkatkan kenyamanan pengguna.
Dengan percepatan yang terus dilakukan, pemerintah optimistis Jembatan Krueng Tingkeum dapat segera difungsikan pada Juli 2026, sehingga mampu meningkatkan kapasitas jalan, mengurai kemacetan, serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Aceh.











