Berita Utama

TP-PKK Aceh Besar Luncurkan Sekolah Lansia Srikandi

Bambang Iskandar Martin
×

TP-PKK Aceh Besar Luncurkan Sekolah Lansia Srikandi

Sebarkan artikel ini
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menyerahkan Bantuan BKB KIT Stunting sekaligus meluncurkan Sekolah Lansia Srikandi di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Selasa, 14 April 2026. (Ist)

Byklik.com | Jantho – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menyerahkan Bantuan BKB KIT Stunting sekaligus meluncurkan Sekolah Lansia Srikandi di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar Nurbaiti, perwakilan kecamatan, perangkat gampong, serta masyarakat dan kader setempat.

Dalam sambutannya, Rita Mayasari menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan wadah bagi para lanjut usia untuk tetap aktif dan produktif melalui berbagai kegiatan positif, bukan pembelajaran formal seperti di sekolah pada umumnya.

“Sekolah lansia ini lebih kepada kegiatan seperti pengajian, berbagi pengalaman, dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga mengajak para lansia untuk meningkatkan interaksi sosial guna menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan.

“Jangan hanya di rumah. Ikut kegiatan agar bisa saling berbagi cerita dan pengalaman,” katanya.

Baca Juga  Update: Longsor Pasirlangu Bandung Barat, 27 Jenazah Ditemukan

Rita menekankan pentingnya dukungan pemerintah gampong dan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program PKK, meskipun terjadi penyesuaian anggaran desa.

“Dukungan dan kerja sama menjadi kunci agar program dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan prioritas bersama. Ia meminta kader Posyandu lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak.

“Berikan pemahaman kepada masyarakat tentang makanan bergizi, karena ketersediaan makanan belum tentu memenuhi kebutuhan gizi,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya ibu, tetapi juga peran ayah dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, mengapresiasi capaian Kabupaten Aceh Besar dalam pengembangan Sekolah Lansia yang telah menjangkau puluhan gampong.

“Program ini merupakan bagian dari siklus kehidupan dalam Bangga Kencana yang mencakup pembinaan keluarga dari berbagai tahap usia,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Aceh Tamiang Salurkan DTH Korban Bencana

Ia juga mendorong terwujudnya lansia yang tangguh dan mandiri melalui berbagai aktivitas sosial dan keterlibatan dalam komunitas.

Di sisi lain, Kepala DPPKBPP dan PA Aceh Besar, Drs. Fadhlan, menyampaikan bahwa program pembinaan keluarga melalui BKB, BKR, dan PAUD tetap dilanjutkan pada 2026 meskipun terdapat keterbatasan anggaran.

“Program ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mempercepat penurunan angka stunting,” katanya.

Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap desanya dan berharap dukungan berkelanjutan terus diberikan.

“Kami berharap perhatian terus berlanjut untuk kemajuan gampong, terutama dalam pembinaan generasi muda dan lansia,” ujarnya.

Peluncuran Sekolah Lansia Srikandi diharapkan dapat berjalan optimal melalui 12 kali pertemuan dalam setahun serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***