Politik

Muscab PKB Aceh Tengah Bahas Infrastruktur dan Kepemimpinan

Avatar
×

Muscab PKB Aceh Tengah Bahas Infrastruktur dan Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Tengah digelar di Ballroom Hotel Petro Gayo Takengon, Minggu, 12 April 2026. [Foto: Prokopim Aceh Tengah]

Byklik.com | Takengon – Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Aceh Tengah menyoroti persoalan infrastruktur sekaligus mengagendakan pemilihan ketua DPC baru, Minggu, 12 April 2026.

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Petro Gayo Takengon itu dihadiri Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, serta kader PKB.

Ketua DPW PKB Aceh sekaligus Anggota DPR RI Komisi V, Ruslan M. Daud, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Aceh Tengah, terutama pasca bencana.

“Kita hadir di Aceh Tengah, kita lihat jalan seperti belum merdeka. Secara semangat kita sudah merdeka, tetapi dari sisi infrastruktur, masih banyak yang perlu kita benahi bersama,” ujar Ruslan.

Baca Juga  Hasil Pleno KIP Sabang, Paslon Zulkifli-Suradji Raih Suara Terbanyak

Ia menyatakan, sebagai mitra pemerintah di Komisi V DPR RI, pihaknya akan terus memperjuangkan anggaran dan program pembangunan, termasuk penanganan jalan longsor, pembangunan jembatan permanen, hingga rencana jembatan layang bernilai ratusan miliar rupiah.

Menurutnya, meski belum berstatus bencana nasional, pemerintah pusat tetap memberi perhatian melalui berbagai intervensi program pembangunan.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan partai politik dalam mendorong pembangunan daerah.

Baca Juga  SMPN 2 Takengon Gelar Khatam Al-Qur’an di 17 Ramadan

“Kolaborasi adalah kunci. Tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak,” kata Haili Yoga.

Muscab tersebut juga menjadi forum penentuan kepemimpinan baru DPC PKB Aceh Tengah periode 2026–2031. Enam nama diusulkan sebagai calon ketua, yakni Ruhdi Sara, Azhari, Saiful MS Amirullah, Nurhidayah, Abdi Nasution, dan Muzakir.

Forum Muscab diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat konsolidasi partai sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Aceh Tengah.