Byklik.com | Gayo Lues – Hujan deras berintensitas tinggi memicu banjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues, Senin malam, 6 April 2026, yang berdampak pada sejumlah kecamatan dan memutus akses transportasi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu mengakibatkan rumah warga terendam hingga setinggi lutut orang dewasa, sementara material longsor menutup badan jalan utama penghubung antar desa.
Bencana dilaporkan terjadi di empat kecamatan, yakni Dabun Gelang (Desa Badak), Putri Betung (Desa Singah Mulo), Rikit Gaib (Desa Kalapinang dan Kendawi), serta Pining (Desa Pasir Putih).
Tingginya curah hujan juga menyebabkan tanggul jebol di Kecamatan Dabun Gelang yang mengakibatkan persawahan warga terendam.
Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama terjadinya banjir dan longsor di wilayah tersebut.
“Informasi terakhir dari Pusdalops, empat kecamatan terkena dampak banjir. Kita masih menunggu perkembangan ke depan,” ujar Bahronm, Selasa, 7 April 2026.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras masih berlangsung, guna menghindari risiko kecelakaan.
Selain itu, akses jalan lintas Blangkejeren–Aceh Tenggara dilaporkan putus di kawasan Sirkil, Desa Singah Mulo, akibat tergerus aliran sungai.
Longsor juga menutup jalan menuju Kecamatan Rikit Gaib di wilayah Kalapinang dan Kendawi, sementara banjir menggenangi jalan lintas Gayo Lues di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pining.
Meski menyebabkan kerusakan infrastruktur dan kerugian material, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi.
BPBD Kabupaten Gayo Lues telah turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, pendataan, serta dokumentasi kejadian.
Saat ini, perbaikan jalan di Kecamatan Putri Betung tengah dilakukan, sementara material longsor di Kendawi dan Kalapinang masih dalam proses pembersihan.
Adapun jalan lintas Gayo Lues–Aceh Timur di Desa Pasir Putih hingga kini dilaporkan belum dilakukan pembersihan.











