Byklik.com | Banda Aceh – Baitul Mal Aceh (BMA) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi nazir kabupaten/kota se-Aceh guna memperkuat pengelolaan wakaf yang amanah, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 April 2026 di Baitul Mal Aceh (BMA) di Banda Aceh ini difokuskan pada peningkatan kompetensi nazir dalam mengelola aset wakaf secara produktif, transparan, dan akuntabel.
BMA menegaskan penguatan kapasitas nazir menjadi langkah strategis agar aset wakaf dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan umat.
Dalam pelaksanaannya, Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber yang membahas strategi pengelolaan wakaf serta penguatan kelembagaan.
Peserta juga mendapatkan materi terkait tata kelola wakaf yang profesional dan berkelanjutan.
Selain itu, forum diskusi dimanfaatkan sebagai ruang berbagi pengalaman antar nazir dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan wakaf di wilayahnya.
BMA menilai wakaf memiliki potensi besar sebagai instrumen ekonomi umat jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
“Optimalisasi pengelolaan wakaf merupakan langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” demikian ditegaskan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola wakaf di Aceh.
Selain itu, sinergi antar Baitul Mal kabupaten/kota terus diperkuat guna mendorong tata kelola yang lebih baik.
Dengan peningkatan kapasitas nazir, pengelolaan wakaf diharapkan semakin profesional dan memberikan manfaat luas.
BMA berharap hasil Bimtek dapat diimplementasikan secara nyata di seluruh daerah di Aceh.











