Headline

144 Personel Brimob Polda Aceh Ikuti Latihan Jungle Warfare di Cot Girek

Avatar
×

144 Personel Brimob Polda Aceh Ikuti Latihan Jungle Warfare di Cot Girek

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, melakukan inspeksi pasukan saat pembukaan Pelatihan Jungle Warfare di Cot Girek, Aceh Utara
Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, melakukan inspeksi pasukan saat pembukaan Pelatihan Jungle Warfare di Cot Girek, Aceh Utara, Rabu, 1 April 2026. 📷: Dok. Polres Aceh Utara

ByKlik.com | Lhoksukon — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah membuka Pelatihan Jungle Warfare di Desa Beurandang Asan, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, pada Rabu, 1 April 2026. Sebanyak 144 personel Sat Brimob Polda Aceh mengikuti pelatihan tempur di medan hutan tersebut untuk meningkatkan kemampuan operasional mereka.

Selain peserta utama, Polres Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe masing-masing mengerahkan 100 personel untuk mendukung upacara pembukaan. Sejumlah pejabat utama Polda Aceh, Polres serta jajaran Forkopimda Aceh Utara turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menekankan pentingnya kesiapsiagaan Brimob menghadapi dinamika tugas di wilayah hutan dan pegunungan. Ia menilai karakter geografis Aceh yang unik menuntut kemampuan adaptasi ekstra dari setiap anggota Polri.

Baca Juga  China Peringatkan Filipina, Laut China Selatan Kian Memanas Hari Ini

“Pelatihan ini bukan hanya mengasah kemampuan fisik dan teknik bertempur di hutan, tetapi juga membentuk mental dan disiplin tinggi dalam menghadapi kejahatan berintensitas tinggi,” ujar Irjen Marzuki.

Selanjutnya, Kapolda menjelaskan bahwa wilayah Aceh memiliki tantangan keamanan kompleks, mulai dari kejahatan transnasional hingga potensi konflik sosial. Oleh karena itu, personel harus mampu menjaga stabilitas keamanan regional di daerah terpencil.

Para peserta akan menjalani latihan selama satu bulan penuh di kawasan hutan gunung Desa Beurandang Asan. Instruktur memberikan materi teknik bertahan hidup, pergerakan taktis, penyergapan, hingga evakuasi di medan berat.

Baca Juga  Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Dokter di Blangkejeren

Terkait hal itu, Kapolda menambahkan bahwa keberhasilan latihan ini bergantung pada soliditas tim dan kecepatan adaptasi lingkungan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi tujuan utama setelah tugas selesai.

“Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam membina dan meningkatkan kemampuan personel Brimob, khususnya dalam operasi di wilayah hutan dan pegunungan.” pungkas Irjen Marzuki. []