Byklik.com | Sabang – Otoritas Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, resmi menambah frekuensi pelayaran menuju Sabang menyusul lonjakan signifikan jumlah wisatawan domestik hingga H+2 Idulfitri 1447 Hijriah.
Tercatat sebanyak 6.329 penumpang telah menyeberang, didominasi wisatawan asal berbagai daerah di Sumatra seperti Pekanbaru dan Padang. Lonjakan ini mendorong penyesuaian jadwal pelayaran untuk memastikan seluruh penumpang terlayani dengan baik.
“Penambahan trip ini kita lakukan karena terjadinya peningkatan penumpang, dengan harapan semua wisatawan dapat terlayani dengan baik,” ujar Kepala UPTD Sub Pelabuhan Ulee Lheue, Husaini, seperti dikutip Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Data menunjukkan peningkatan drastis mulai terjadi pada H+1 dengan jumlah 2.690 penumpang, dan memuncak pada 23 Maret 2026 mencapai 3.047 orang. Selain itu, sebanyak 2.541 unit kendaraan juga ikut menyeberang dalam tiga hari terakhir, terdiri dari 540 mobil dan 2.001 sepeda motor.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, jadwal kapal ferry seperti KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR ditambah dari tiga menjadi lima trip per hari. Sementara itu, operasional kapal cepat Express Bahari juga ditingkatkan dari dua menjadi empat trip per hari.
Husaini menekankan pentingnya keselamatan dan ketertiban administrasi bagi para penumpang selama masa libur Lebaran. Ia mengimbau agar wisatawan membeli tiket resmi dan mematuhi aturan keselamatan di atas kapal.
“Kita selalu mengimbau kepada seluruh penumpang, tidak ada yang berdiri di area berisiko, dan para ABK kapal juga akan mengawasi untuk menjamin keselamatan penumpang,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala PT Sakti Inti Makmur (SIM) Cabang Sabang, Rudi, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak hari kedua Idulfitri dan terus mengalami kenaikan hingga saat ini.
“Arus penumpang mulai terasa sejak hari raya kedua. Hingga hari ini jumlahnya terus meningkat,” kata Rudi, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya secara bertahap menambah frekuensi pelayaran dari empat hingga lima trip per hari guna mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan rute Banda Aceh–Sabang.
“Dalam trip tersebut, kami juga melayani penumpang yang memanfaatkan program tiket mudik gratis yang disediakan pemerintah, sehingga turut menambah jumlah pergerakan penumpang pada masa libur Lebaran ini,” ujarnya.
Menurutnya, penambahan trip ini bertujuan untuk mengurai kepadatan di pelabuhan, khususnya pada rute favorit wisatawan tersebut.
“Penambahan trip dilakukan agar seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik dan antrean di pelabuhan bisa ditekan,” ucap Rudi.
Ia menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan arus penumpang dan tidak menutup kemungkinan akan kembali menambah frekuensi pelayaran jika lonjakan masih terjadi.
Peningkatan kunjungan ke Sabang tidak hanya dipicu arus mudik, tetapi juga tingginya minat wisatawan yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berkunjung ke destinasi unggulan di wilayah paling barat Indonesia tersebut.











