Nasional

Kemenhut Terapkan Zero Waste dan Zero Accident Wisata Lebaran

Bambang Iskandar Martin
×

Kemenhut Terapkan Zero Waste dan Zero Accident Wisata Lebaran

Sebarkan artikel ini
Kemenhut terapkan zero waste dan zero accident wisata Lebaran tahun 2026. (Foto: Ilustrasi/ist)

Byklik.com | Jakarta – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia menyiapkan layanan wisata alam di kawasan Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA) menjelang libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta keberlanjutan kawasan konservasi selama periode libur Lebaran 2026.

Melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), kementerian memperkuat pengamanan kawasan dan meningkatkan patroli rutin di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lapangan.

Saat ini, Indonesia memiliki 57 unit Taman Nasional dan 145 unit Taman Wisata Alam dengan total 580 pintu masuk. Potensi tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, terutama pada musim liburan.

Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk menerapkan prinsip zero waste (bebas sampah) dan zero accident (nihil kecelakaan) dalam pengelolaan kawasan wisata alam.

Baca Juga  DPR Soroti Fake BTS, Ancaman Siber Menguat

“Persiapan dilakukan dengan mengacu pada enam aspek utama, mulai dari pengaturan daya dukung hingga penerapan sistem pembayaran nontunai. Kami juga mengoptimalkan teknologi digital seperti pemesanan tiket secara daring untuk mempercepat layanan dan mengurangi kepadatan pengunjung,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menambahkan, penggunaan sistem digital dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan di pintu masuk serta menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

Berdasarkan evaluasi libur Nyepi dan Lebaran 2025, tercatat sebanyak 421.683 wisatawan mengunjungi kawasan TN dan TWA, dengan puncak kunjungan terjadi pada H+3 Lebaran. Kunjungan tersebut turut menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp15,8 miliar.

Aktivitas pendakian menjadi salah satu favorit wisatawan, terutama di sejumlah gunung seperti Leuser, Ciremai, Rinjani, dan Bukit Kaba. Selain itu, kawasan konservasi juga semakin diminati sebagai lokasi kegiatan keluarga, termasuk halal bihalal di ruang terbuka.

Baca Juga  Menko Polkam Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla 2026

Untuk menjaga keseimbangan antara kunjungan dan kelestarian lingkungan, pemerintah memberlakukan kebijakan operasional khusus selama libur Lebaran 2026. Sejumlah objek wisata alam tetap dibuka, sementara lainnya ditutup sementara dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan.

Pengelola kawasan juga akan mengintensifkan patroli sampah sebagai bagian dari penerapan prinsip zero waste. Pengunjung diimbau untuk membawa kembali sampah serta mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan dan kelestarian alam.

Kementerian Kehutanan berharap langkah tersebut dapat menghadirkan pengalaman wisata alam yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat selama libur Lebaran.***