Nasional

Mensos: Data Akurat Kunci Bansos Tepat Sasaran

Bambang Iskandar Martin
×

Mensos: Data Akurat Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan sosialisasi DTSEN di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis, 12 Maret 2026. (Ist)

Byklik.com | Serang – Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan sosialisasi DTSEN di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kabupaten Serang, Banten, Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Dalam kesempatan itu, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa data yang akurat menjadi kunci dalam memastikan berbagai program bantuan pemerintah dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Jalanan dan Keluarga Miskin

Menurutnya, pemutakhiran DTSEN dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Badan Pusat Statistik bersama pemerintah daerah.

“Data yang akurat sangat penting agar bantuan sosial tepat sasaran. Karena itu, kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terus diperkuat dalam proses pemutakhiran data,” ujar Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar program bantuan sosial dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Mensos Serahkan Santunan Rp345 Juta kepada Ahli Waris Prajurit Marinir

Melalui pemutakhiran DTSEN, pemerintah diharapkan memiliki basis data sosial ekonomi yang lebih terpadu, sehingga penyaluran bantuan sosial maupun program pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman bersama terkait pentingnya validitas data dalam pelaksanaan program-program sosial pemerintah.***