Berita Utama

Tinjau Huntara Banda Alam, Al-Farlaky Santuni Anak Yatim

Bambang Iskandar Martin
×

Tinjau Huntara Banda Alam, Al-Farlaky Santuni Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyantuni anak yatim sekaligus meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Senin, 9 Maret 2026. (Ist)

Byklik.com | Idi Rayeuk – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyantuni anak yatim sekaligus meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Senin, 9 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga lanjut usia (lansia) yang sedang sakit serta menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan warga yang menempati huntara.

Kedatangan rombongan Bupati disambut oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Kepala Dinas Sosial, unsur Muspika Banda Alam, serta perangkat gampong setempat.

“Kami datang dalam rangkaian kegiatan, di antaranya menyantuni anak yatim, menyerahkan bantuan sembako kepada penghuni huntara, dan memberikan kursi roda kepada warga yang membutuhkan,” kata Al-Farlaky kepada wartawan di lokasi.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang warga lanjut usia (lansia) yang sedang sakit, di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Senin, 9 Maret 2026. (Ist)

Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Bupati Aceh Timur Resmikan Jembatan Bailey di Kecamatan Nurussalam

Berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat 58 unit huntara yang dibangun di kawasan tersebut oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan model pembangunan insitu atau dibangun di lokasi semula.

“Dari 58 unit yang dibangun, sebanyak 40 unit sudah selesai, sedangkan 18 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Targetnya empat hari menjelang Lebaran seluruhnya sudah tuntas,” ujarnya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan progres pembangunan huntara di Aceh Timur telah mencapai sekitar 80 persen. Namun, proses pembangunan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam distribusi material ke wilayah pedalaman.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama BNPB terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh hunian sementara tersebut dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Kami terus mendorong pihak pelaksana agar mempercepat pembangunan. Target kita harus selesai sebelum hari raya,” tegasnya.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Senin, 9 Maret 2026. (Ist)

Bupati juga meminta masyarakat penghuni huntara untuk segera melaporkan apabila terdapat kerusakan pada bangunan, seperti atap bocor atau dinding rusak, agar dapat segera diperbaiki oleh pihak pelaksana.

Baca Juga  Teddy Tegaskan 53 Helikopter Aktif Tangani Bencana Sumatra

Selain itu, Al-Farlaky mengimbau masyarakat yang merasa belum terdata sebagai korban banjir untuk melaporkan diri kepada keuchik dan camat setempat agar dapat diusulkan dalam pendataan tahap selanjutnya.

“Program rehabilitasi dan rekonstruksi ini akan berjalan secara bertahap selama tiga tahun ke depan. Masyarakat yang belum terdata bisa diusulkan kembali melalui pemerintah gampong dan kecamatan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan dana stimulus bagi korban banjir akan segera dicairkan setelah proses verifikasi data selesai.

“Jika seluruh data sudah selesai diverifikasi dan tidak ada kendala, insyaallah dalam minggu ini bantuan akan dicairkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI),” ujar Al-Farlaky.

Pemerintah daerah berharap proses penyaluran bantuan dan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak banjir dapat berjalan lancar sehingga masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.***