Byklik.com | Aceh Utara — Personel Yon Arhanud 5/Csby bersama Kodim 0103/Aceh Utara membangun Jembatan Aramco di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Selasa, 3 Maret 2026. Pembangunan dilakukan pascabanjir yang sempat memutus akses penghubung antara Dusun Ujung Pusung dan Dusun Ulee Tutu.
Jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi mobilitas masyarakat setempat. Putusnya akses berdampak pada aktivitas warga, termasuk kegiatan sekolah dan distribusi hasil pertanian.
Pengerjaan jembatan dipimpin Kapten Arh Kevin dengan melibatkan sembilan personel Yon Arhanud 5 serta satu Babinsa pendamping dari Kodim 0103/Aceh Utara. Sejak pagi, personel terlihat menyiapkan material dan memulai pengecoran dinding aramco serta pemasangan batu sebagai fondasi awal.
Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 0,30 persen. Meski masih dalam tahap awal, pekerjaan terus dilanjutkan dengan pengecoran sisi aramco untuk memperkuat konstruksi jembatan.
Babinsa yang mendampingi menyebut pembangunan jembatan sangat penting untuk memulihkan aktivitas warga. “Kami hadir agar proses pembangunan lancar, aman, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Warga setempat menyampaikan rasa syukur atas keterlibatan TNI dalam percepatan pembangunan. Kehadiran prajurit dinilai memberi semangat baru bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar dengan dukungan material yang telah tersedia, seperti semen, pipa besi, kawat ikat, paku, besi, dan aramco. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian jembatan sehingga mobilitas dan kegiatan ekonomi warga kembali normal.











