Berita Utama

Siswa SMK Promosikan Produk Kreatif di CFD Banda Aceh

Bambang Iskandar Martin
×

Siswa SMK Promosikan Produk Kreatif di CFD Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Sejumlah siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) turut ambil bagian dalam kegiatan Car Free Day di Banda Aceh, Minggu, 3 Mei 2026, dengan menjajakan berbagai produk hasil karya mereka kepada pengunjung. (Foto: Disdik Aceh)

Byklik.com | Banda Aceh – Sejumlah siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) turut ambil bagian dalam kegiatan Car Free Day di Banda Aceh, Minggu, 3 Mei 2026, dengan menjajakan berbagai produk hasil karya mereka kepada pengunjung.

Para siswa memanfaatkan momentum tersebut untuk mempromosikan hasil karya sekaligus melatih kemampuan berwirausaha.

Dengan senyum ramah, Humaira, siswi SMKN 3 Banda Aceh, tampak aktif menawarkan dagangannya kepada pengunjung yang melintas. “Singgah, Ibu, lihat produk kami. Ini stik kami, Bapak,” ujarnya.

Partisipasi Humaira merupakan bagian dari keterlibatan siswa dari berbagai sekolah, di antaranya SMKN 1 Mubarkeya Aceh Besar dan SMK PP Negeri Ladong. Mereka menghadirkan beragam produk olahan, seperti nugget, dimsum, olahan ikan, aneka kue, hingga makanan khas daerah, yakni kanji rumbi.

Dengan mengenakan seragam praktik dari sekolah masing-masing, para siswa terlihat antusias melayani pembeli sekaligus memberikan penjelasan terkait produk yang ditawarkan. Sejumlah pengunjung tampak membeli produk, sementara lainnya berhenti untuk melihat dan mengetahui proses pembuatannya.

Baca Juga  Bantu Palestina, Warga Banda Aceh Kumpulkan Donasi Rp2 M

Kepala UPTD Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan Aceh, Rahadian, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa SMK tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa sekolah kejuruan memiliki produk yang tidak kalah dengan yang ada di pasaran. Siswa mampu menciptakan dan memasarkan hasil karya mereka sendiri,” kata Rahadian.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis praktik atau teaching factory, yakni siswa dilibatkan secara langsung dalam seluruh proses, mulai dari produksi hingga pemasaran.

Baca Juga  Kapolres Lhokseumawe Mediasi Konflik Lahan di Aceh Utara

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah nugget ikan hasil olahan siswa SMK PP Negeri Ladong yang cukup diminati masyarakat.

“Mereka mengolah hasil produksi perikanan menjadi produk bernilai tambah, seperti nugget ikan. Siswa juga terlibat dari proses produksi hingga pemasaran, sehingga menjadi pengalaman berharga dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap produk pelajar terlihat dari tingginya minat pembelian. Salah seorang pengunjung, Fifi (50), warga Blang Hasan, Bireuen, mengaku senang melihat siswa belajar sambil berwirausaha saat membeli kanji rumbi di stan SMK Disdik Aceh.

“Alhamdulillah, saya senang melihat siswa belajar sambil praktik wirausaha. Semoga produknya laris dan mereka sukses,” katanya.***