Ekonomi & BisnisNasional

Puan Desak Pemerintah Kendalikan Harga BBM, LPG, dan Pangan

Avatar
×

Puan Desak Pemerintah Kendalikan Harga BBM, LPG, dan Pangan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Pidato Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026. [Foto: Humas DPR RI]

Byklik.com | Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera mengambil langkah pengendalian harga bahan pokok dan energi di tengah dampak dinamika geopolitik global yang kian dirasakan masyarakat.

Puan menilai lonjakan harga energi dan kebutuhan pokok, seperti BBM, LPG, dan minyak goreng, telah menambah beban masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil.

“Kenaikan harga ini memberatkan rakyat, terutama masyarakat dengan pengeluaran terbatas,” ujar Puan dalam keterangan tertulis, Rabu, 22 April 2026.

Ia menyoroti kenaikan harga BBM non-subsidi, LPG nonsubsidi yang meningkat hingga 18 persen, serta harga minyak goreng yang terus merangkak naik di berbagai daerah.

Baca Juga  Harga Bahan Pokok di Lambaro Stabil, Pasokan Masih Terkendala Bencana

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan harga minyak goreng meningkat di 207 kabupaten/kota atau sekitar 57,5 persen wilayah Indonesia pada pekan ketiga April 2026.

Menurut Puan, kenaikan harga kebutuhan pokok berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat karena mengubah komposisi belanja harian rumah tangga.

“Minyak goreng bukan kebutuhan yang bisa ditunda, sehingga kenaikan harganya sangat dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi di lapangan di mana sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi sehingga terpaksa membeli BBM non-subsidi dengan harga lebih tinggi.

“Kondisi serupa juga terjadi pada LPG, dan ini berdampak pada harga komoditas lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Puan Tegaskan Pembahasan RUU Pemilu Tak Perlu Tergesa

Puan mengingatkan, jika tidak segera dikendalikan, lonjakan harga dapat memicu kenaikan harga barang lain dan memperburuk tekanan ekonomi masyarakat.

“Jika tidak dikendalikan cepat, ini akan menambah beban masyarakat yang sudah berat,” tegasnya.

Selain itu, Puan meminta pemerintah melakukan mitigasi terhadap dampak ketidakpastian geopolitik global, termasuk konflik internasional yang berpotensi memengaruhi harga energi dan inflasi.

Ia menekankan pentingnya kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar.

“Negara harus hadir ketika kebutuhan dasar mulai terasa berat di dapur rumah tangga,” pungkasnya.