Berita Utama

Pemko Lhokseumawe dan BI Perkuat Sinergi Jaga Inflasi

Bambang Iskandar Martin
×

Pemko Lhokseumawe dan BI Perkuat Sinergi Jaga Inflasi

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diskominsa Lhokseumawe)

Byklik.com | Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar bersama Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Yudo Herlambang di ruang kerja Wali Kota Lhokseumawe, Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam pertemuan itu, Yudo Herlambang didampingi Deputi Kepala Perwakilan Yan Ramerta Putra, Kepala Kehumasan Dwiky Satria, serta sejumlah jajaran Perwakilan BI Lhokseumawe.

Audiensi tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan BI, terutama dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Juga  Brimob Gali Sumur untuk Warga Reje Payung Aceh Tengah

Selain pengendalian inflasi, kedua pihak juga membahas upaya meningkatkan daya saing UMKM melalui pendampingan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan produk, serta penguatan akses pasar.

Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar mengapresiasi dukungan dan komitmen BI dalam membangun kemitraan dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Menurutnya, sinergi lintas lembaga diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Bank Indonesia diharapkan terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan daya saing pelaku UMKM, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sayuti.

Ia mengatakan penguatan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak. Selain peningkatan kapasitas, pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, pengembangan produk, serta pendampingan agar mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Baca Juga  Kemenkum Aceh Perkuat Layanan Hukum Desa

Di sisi lain, kerja sama dalam pengendalian inflasi dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat. Koordinasi antara pemerintah daerah dan BI diharapkan dapat memperkuat langkah antisipasi terhadap perubahan harga sejumlah komoditas yang berpotensi memengaruhi kondisi perekonomian daerah.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe dan BI diharapkan dapat memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya itu diharapkan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.***