Byklik | Idi Rayek–Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar masyarakat Aceh Timur berduka. Mantan Wakil Bupati Aceh Timur dua periode 2012–2022, Syahrul Syamaun, meninggal dunia di usia 57 tahun pada Kamis malam, 30 April 2026.
Almarhum dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Medan. Salah seorang warga Peureulak, Razi, yang dikonfirmasi byklik.com membenarkan jika almarhum meninggal dunia karena sakit.
“Informasinya beliau sakit dan harus cuci darah selalu,” katanya, Jumat, 1 Mei 2026.
Teungku Syahrul Syamaun lahir di Gampong Punti, Kecamatan Peureulak Kota, Kabupaten Aceh Timur pada 13 Juli 1969. Ia merupakan Wakil Bupati Aceh Timur dua periode, yakni 2012–2017 dan 2017–2022, mendampingi Bupati H. Hasballah bin H.M. Thaib.
Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, ia adalah tokoh penting dalam tubuh Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dedikasinya terhadap perdamaian dibuktikan dengan keterlibatannya sebagai anggota Tim Monitoring Joint Security Committee (JSC) pada tahun 2002–2003 dan Tim Monitoring Perdamaian pasca-MoU Helsinki tahun 2005.
Selain di pemerintahan, pria yang akrab disapa Linud ini juga merupakan pilar utama Partai Aceh (PA) di wilayah tersebut. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPW-PA Aceh Timur selama hampir satu dekade (2011–2020). Ketegasan dan loyalitasnya terhadap partai serta daerah menjadikannya sosok yang sangat dihormati.[]











