Byklik.com | Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe mempercepat penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Rusak (BSRR) Tahap I guna mempercepat pemulihan warga terdampak bencana. Langkah itu ditegaskan Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dalam rapat koordinasi nasional bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin, 3 Agustus 2026.
Rapat yang digelar secara virtual itu membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, termasuk penyelesaian kendala administrasi serta teknis yang masih menghambat penyaluran bantuan rumah rusak di berbagai daerah.
Sayuti mengikuti rapat dari Ruang Rapat Wali Kota Lhokseumawe didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya.
Dalam forum tersebut, BNPB memaparkan perkembangan penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap I, mulai dari capaian pelaksanaan, hambatan di lapangan, hingga strategi percepatan agar bantuan segera diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Koordinasi juga difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai verifikasi data, kelengkapan administrasi, serta mekanisme pencairan dana. Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Bagi Pemerintah Kota Lhokseumawe, percepatan penyaluran bantuan rumah rusak menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kepastian tempat tinggal bagi warga yang terdampak bencana. Pemerintah menilai proses rehabilitasi harus segera diselesaikan agar masyarakat dapat kembali menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman.
Selain membahas progres penyaluran bantuan, rapat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan. Seluruh pemerintah daerah didorong memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, memastikan validitas data penerima, serta mengawasi pelaksanaan program agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Pemerintah Kota Lhokseumawe optimistis sinergi yang semakin kuat dengan BNPB dan pemerintah pusat akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus meningkatkan ketangguhan daerah dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.











