Uncategorized

KKN Unaya Sosialisasikan Lingkungan Pesantren Aman di Aceh Besar

×

KKN Unaya Sosialisasikan Lingkungan Pesantren Aman di Aceh Besar

Sebarkan artikel ini

Byklik | Jantho–Mahasiswa dan dosen pendamping Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abulyatama (Unaya) menggelar rangkaian sosialisasi edukatif di Ma’had Daruut Tahfidz Al-Ikhlas Intensif, Ajuen, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar pada Rabu dan Kamis (2–3 September 2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran santri mengenai pentingnya menjaga keamanan, kesehatan, serta membangun lingkungan pesantren yang positif.

Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu (2/9/2026) oleh KKN Kelompok 18 di Ma’had Putri dengan mengusung tema “Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Positif, Aman, dan Bebas dari Perilaku Negatif”. Sosialisasi ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu Putri Shafur, Sari Marlinda, dan Diva Maulianda, serta dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Unaya, Dr. Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn., yang memberikan pemantapan materi.

Dalam sesi tersebut, para santri putri membekali diri dengan tiga materi utama: pencegahan bullying, pentingnya menjaga amanah dan menghindari pencurian, serta edukasi kesehatan terkait HIV/AIDS untuk mengikis stigma dan mitos yang keliru.

Baca Juga  Mahasiswi UTU Lolos PEKSIMINAS Usai Juarai Penulisan Lakon Aceh

Dr. Hj. Siti Rahmah menekankan bahwa menciptakan lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Lingkungan yang positif tidak tercipta hanya karena tidak adanya perilaku negatif, tetapi harus dibangun melalui kebiasaan untuk saling menghormati, menjaga amanah, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Setiap santri memiliki peran dalam menciptakan lingkungan pesantren yang kondusif untuk belajar,” ujar Siti Rahmah.

Kegiatan berlanjut pada hari kedua, Kamis (3/9/2026), yang dilaksanakan oleh KKN Kelompok 19 di Ma’had Putra. Sosialisasi ini berfokus pada bahaya penyalahgunaan narkotika dan pentingnya menjaga kemuliaan hidup tanpa narkoba. Pemateri Muhammad Fahrul Razi dan Muhammad Sahlan memaparkan dampak buruk penggunaan sabu, ganja, kokain, dan ekstasi, sekaligus membagikan strategi pencegahannya kepada para santriwan.

Baca Juga  Semangat Merah Putih Berkibar di Komplek Pardede

Pihak pesantren menyambut hangat inisiatif edukatif dari sivitas akademika Unaya ini. Perwakilan Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Ustaz Ichsan Al Basith, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian mahasiswa dan dosen pendamping.

“Materi terkait narkoba, HIV/AIDS, pencurian, hingga bullying ini sangat bagus untuk menambah keilmuan para santri. Studi seperti ini sangat cocok agar santri paham efek negatif dari bahaya lingkungan pertemanan dan buruknya pengaruh luar,” ungkap Ustaz Ichsan.

Rangkaian sosialisasi interaktif yang diisi dengan penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab ini diharapkan dapat membentengi para santri sekaligus mendukung pembentukan karakter yang berakhlak, jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.[]