Humaniora

DPD RI Aceh Gandeng YMKBI Edukasi Bahaya Kanker

Avatar
×

DPD RI Aceh Gandeng YMKBI Edukasi Bahaya Kanker

Sebarkan artikel ini
Kantor DPD RI Provinsi Aceh memperkuat peran edukatif kepada masyarakat melalui sosialisasi kesehatan bersama Yayasan Melawan Kanker Bersama Indonesia (YMKBI), yang digelar di Aula Malikussaleh, Rabu, 22 April 2026. [Foto: DPD Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Kantor DPD RI Provinsi Aceh memperkuat peran edukatif kepada masyarakat melalui sosialisasi kesehatan bersama Yayasan Melawan Kanker Bersama Indonesia (YMKBI), yang digelar di Aula Malikussaleh, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret mendorong kesadaran publik terhadap bahaya kanker serta pentingnya deteksi dini sebagai upaya menekan risiko penyakit mematikan tersebut.

Kepala Kantor DPD RI Provinsi Aceh, Wahyu Taufik Sukmawijaya, menegaskan kolaborasi lintas lembaga sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Peran generasi muda sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif terkait pencegahan kanker. Edukasi seperti ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola hidup sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan fungsi DPD RI dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi daerah, termasuk di sektor kesehatan.

Baca Juga  Buka TMMD, Bupati Aceh Timur Dorong Pembangunan Desa

Sementara itu, Kepala Cabang YMKBI Banda Aceh, Ike Purwantine, menjelaskan kanker merupakan kondisi perubahan sel normal menjadi abnormal yang dapat berkembang menjadi tumor jinak maupun ganas.

“Ikhtiar pencegahan harus dimulai dari diri sendiri melalui pola hidup sehat dan kesadaran deteksi dini. Semakin cepat kanker dikenali, peluang penanganannya semakin besar,” katanya.

Ike juga memaparkan berbagai jenis kanker seperti karsinoma, sarkoma, dan melanoma, serta faktor risiko yang meliputi genetik, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, hingga rendahnya kesadaran pemeriksaan kesehatan.

Ia secara khusus menyoroti kanker serviks dan kanker prostat yang masih menjadi ancaman serius.

Baca Juga  Brimob Aceh Gelar Tadarus One Day One Juz

“Kanker serviks sebenarnya dapat dicegah melalui deteksi dini dan vaksinasi HPV. Pemeriksaan seperti IVA dan Pap smear sudah tersedia dan harus dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat, mulai dari konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, hingga menghindari rokok sebagai langkah pencegahan utama.

Kegiatan ini menegaskan bahwa kanker dapat menyerang siapa saja tanpa gejala awal yang jelas, sehingga pendekatan pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama.

Menutup acara, Wahyu kembali mengapresiasi kontribusi YMKBI dalam memberikan edukasi yang dinilai komprehensif dan berdampak bagi masyarakat.

“Sinergi ini diharapkan terus berlanjut demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Aceh,” pungkasnya.