Berita UtamaHeadline

Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi Bersama Anak Yatim Pidie

Avatar
×

Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi Bersama Anak Yatim Pidie

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama ratusan anak yatim, santri, dan masyarakat Kemukiman Teupin Raya di Masjid Baitul Istiqamah, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa, 25 Agustus 2026. [Foto: Humas Aceh]

Byklik.com | Pidie – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama ratusan anak yatim, santri, dan masyarakat Kemukiman Teupin Raya di Masjid Baitul Istiqamah, Kecamatan Geulumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa, 25 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri keluarga besar Dayah Darusa’adah, Dayah Darussalamah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat, di antaranya Baba Panton Tgk. H. Baihaqi Yahya. Warga Kemukiman Teupin Raya juga memadati masjid untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid.

Baca Juga  Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rumah Tahap II di Bireuen

Kehadiran Dek Fadh menjadi bagian dari silaturahmi Pemerintah Aceh bersama masyarakat sekaligus momentum berbagi kebahagiaan dengan ratusan anak yatim yang hadir.

 

Dek Fadh mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga momentum Maulid ini semakin memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, sekaligus meningkatkan kepedulian dan kasih sayang kita kepada sesama, khususnya anak-anak yatim,” ujar Dek Fadh.

Baca Juga  Wagub Aceh Dorong Pengalihan 12 Ribu Huntara ke Huntap

Ia juga mengapresiasi masyarakat Teupin Raya yang terus menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempertahankan semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Peringatan Maulid berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Ratusan anak yatim, santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga berkumpul untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah.

Kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah serta mendorong kepedulian terhadap anak yatim sebagai bagian dari nilai sosial dan keagamaan yang terus dijaga di Aceh.