Byklik.com | Banda Aceh – Harga minyak nilam (patchouli oil) Aceh kembali naik hingga Rp1,8 juta per kilogram, setelah sempat berada di sekitar Rp800 ribu pada awal 2026. Kenaikan ini membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani.
Ketua Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK), Syaifullah Muhammad, mengatakan harga minyak nilam saat ini berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,8 juta per kilogram dan masih mengikuti kondisi pasar.
“Harganya sangat fluktuatif, sekarang Rp1,5 juta sampai Rp1,8 juta,” kata Syaifullah, Senin, 28 September 2026.
Menurut Syaifullah, pergerakan harga tetap menjadi tantangan bagi petani karena hasil produksi tidak selalu dapat dijual pada tingkat yang menguntungkan.
Ia menilai tata niaga minyak nilam Aceh perlu diperkuat, salah satunya melalui penerapan sistem resi gudang. Skema tersebut memungkinkan minyak nilam disimpan sementara sebelum dijual ketika harga lebih baik.
“Resi gudang perlu didorong agar petani tidak terpaksa menjual hasil produksinya ketika harga sedang jatuh,” ujarnya.
Syaifullah menilai sistem resi gudang dapat memberi petani ruang menentukan waktu penjualan dan mengurangi tekanan ketika harga minyak nilam melemah.[]











